Selong, DS- Jamaah Pondok Pesantren Salaf Modern Thohir Yasin Di Desa Lendang Nangka Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB), punya tradisi unik meracik minyak obat dari bahan baku kelapa, yaitu tradisi Nyeleng Minyak 1000 Hajat.
Tradisi ini dilaksanakan setiap malam Jumat pertama Bulan Rajab dalam penanggalan Hijriah dan bertepatan dengan acara Dzikrol Hauliyah ke – 35 Ponpes Salaf Modern Thohir Yasin.
Tahun ini, proses Nyeleng Minyak diikuti ribuan jamaah. Ada 100 kelompok jamaah, masing – masing kelompok berjumlah 50 orang. Jumlah kelapa yang dibuat minyak sudah ditentukan. Satu kelompok ada yang Nyeleng 44 butir kelapa dan ada juga 99 kelapa.
Mereka bergotong – royong. Mulai proses membelah kelapa, parut, peras hingga mendapat sari pati kelapa dan mencampurnya dengan air sesuai takaran. Lalu dituangkan ke tungku dan dipanaskan dengan kayu bakar. Semua proses dilakukan secara manual, tradisional tanpa alat bantu mesin.
Prosesi membuat minyak atau dalam bahasa Sasak Nyeleng Minyak 1000 Hajat berlangsung sakral diawali dengan sholat sunnah hajat. Selanjutnya menyalakan api dan penaburan bumbu atau ragi khusus, tepat pukul 00.00 Wita oleh pengasuh Ponpes Thohir Yasin, TGH Ismail Thohir.
Proses Nyeleng minyak ini berlangsung sampai menjelang subuh. Selama itu, jamaah yang terlibat dalam prosesi itu harus suci, tidak boleh batal wudhu dan melantunkan ayat – ayat suci Al – Quran sepanjang prosesi Nyeleng.
Usai prosesi Nyeleng dan sudah menjadi minyak, minyak lalu dibagikan ke ribuan jamaah yang sudah menunggu semalaman. Banyak diantara mereka rela menginap di komplek Ponpes demi mendapatkan minyak 1000 hajat.
Minyak 1000 hajat dipercaya bisa mengobati berbagai macam penyakit baik lahir maupun bathin.
Ketua Panitia, Lalu Muhammad Isnaini, mengatakan minyak obat 1000 hajat atau minyak obat hifziyah (penjaga) ini bahan baku utamanya adalah kelapa hijau dan beberapa bumbu pendukung lainnya.
“Lalu nanti pak Kiyai, pimpinan Pondok menuangkan bumbu atau ragi sebagai pembuatan minyak ini, ” ucapnya.
Lalu Isnaini mengatakan minyak 1000 hajat untuk kebutuhan segala hajat dan dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.
“Ini untuk segala hajat kita ya, termasuk untuk pengobatan baik lahir maupun bathin”,kata Kepala Desa Lendang Nangka itu.
Tradisi Nyeleng Minyak 1000 hajat ini diharapkan tetap lestari sebagai warisan dan khasanah kearifan lokal masyarakat Suku Sasak Lombok terutama keluarga besar Pondok Pesantren Salaf Modern Thohir Yasin.li














