LPAI Sambangi Tiga Sekolah di Kota Mataram

banner 120x600

Mataram, DS-Lembaga Pelindungan Anak Indonesia (LPAI) menyambangi tiga sekolah di Kota Mataram, Selasa (15/4). Kegiatan itu berkenaan dengan program pengendalian tembakau atau TC Warrior Batch.

Program yang digagas LPAI untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak-anak terkait isu pengendalian tembakau dan mengikutsertakan anak-anak dalam upaya pengendalian tembakau.

Ada pun tiga sekolah di NTB yang dikunjungi masing-masing SMPN 13 Mataram, SMK 3 Mataram dan SMAN 3 Mataram.

Sekjen LPAI, Titik Suharyati bersama Manajer Program, Anisa dan Ketua LPA NTB, H. Sahan beserta jajaran, disambut hangat kepala sekolah.

Pada kesempatan itu dipaparkan tentang PP nomor 28 tahun 2024 tentang larangan penjualan rokok kepada anak di bawah usia 21 tahun dan zonasi penjualan rokok dalam radius tertentu atau tidak diperbolehkan di dekat sekolah dan tempat bermain anak.

“Membeli rokok dan iklan promosi tidak boleh ada di depan sekolah, mau pertimbangan ekonomi apapun. Yang bisa dilakukan memproteksi anak anak agar tidak terjerat. Jika ada promosi tembakau bisa ditolak saja, ” kata Manajer Program, Anisa, seraya menekankan bahwa anak anak tidak boleh menjadi target merokok.

Sekjen LPAI,Titik Suharyati, memaparkan berbagai fenomena yang melanda anak mulai dari bullying, narkoba hingga kekerasan. Ia menekankan agar anak anak bisa saling mengedukasi dan berharap ke depan bisa menjadi TC Warrior Batch di NTB.

Narkoba, kata dia, satu garis dengan seks bebas. “Jangan mulai masuk ke jalur ini. Belajar yang tekun, jangan merokok, ” katanya.

Kegiatan diwarnai polling kepada para siswa. Selain itu, siswa bersama kepala sekolah meneriakkan pula yel-yel “merokok no prestasi yes” dengan penuh semangat.

Kepala SMPN 13 Mataram, Ahmad Saihu, mengatakan pihaknya telah menerapkan larangan merokok bagi pelajar di sekolah yang dipimpinnya. Sekolah akan memposes jika ada yang melanggar dengan terlebih dahulu memanggil orangtuanya. Ian