Mataram, DS-Dr. Dra. Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati, M.Par, Asdep Pengarus Utamaan Gender (PUG) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Daerah Wilayah III KPPPA RI, mengunjungi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB, Senin (23/6).
Hadir dalam kesempatan itu LPSDM, LBH APIK dan Lakpesdam PW NU NTB. Dalam pertemuan itu, Asdep menekankan pentingnya perempuan mandiri secara ekonomi agar memiliki bargaining position.
Hal itu dimulai dari sasial ekonomi dan juga pendidikan, kesehatan, agama, serta lembaga masyarakat.
“Bagaimana mendorong perempuan minimal dimanage badannya. Bagaimana laki laki mendukung perempuan, bukan cuma objek tetapi juga subjek, ” cetusnya.
Menurutnya, penggunaan kontrasepai saja sering perempuan mengeluh. Pihak laki bisa membantu perempuan dengan pakai alat kontrasepsi juga seperti kondom.
“Kesetaraan gender bagaimana perempuan setara memperlakukan dirinya. Dia boleh ambil keputusan untuk kesetaraan dirinya, ” kata Ayu.
Mencapai Gender Champion, kata dia, laki laki harus didorong sehingga para perempuam melahirkan generasi yang tangguh mencapai generasi emas 2045.
“Anaknya harus sehat, berpendidikan dan berdaya sehingga melahirkan anak seperti dirinya. Peran peran lembaga sangat penting membawa pesan ke masyarakat,” cetus Ayu. Ian














