Festival Mubir Suro Warnai  HUT ke 115 Desa Rempung 

Pembuatan Bubur Suro serangkaian HUT Desa Rempung
banner 120x600

Lombok Timur. DS-Festival Mubir Suro serangkaian Gawe Dita 2 memeriahkan HUT ke 115 Desa Rempung, Lombok Timur. Perwakilan semua RW se Desa Rempung mengirimkan utusannya dalam berbagai  lomba yang berlangsung meriah.

Kegiatan diawali dengan konvoi para peserta dari Kantor Desa Rempung menuju lokasi kegiatan pembuatan Bubur Suro di wisata alam Aik Pengembul Desa Rempung. Para peserta membawa berbagai jenis bahan makanan untuk membuat Bubur Suro.

Pembuatan Bubur Suro diawali pembukaan festival oleh Kadis PMD Lombok Timur, Salmun Rahman. Dalam sambutannya, Salmun sangat mengapresiasi kegiatan yang merupakan bagian dari upaya pelestarian  adat dan tradisi di Desa Rempung. Dengan usia yang ke 115,  Rempung dikenal sebagai desa budaya dan religius.

“Lembah Aik Pengembul ini sangat potensial sebagai tempat wisata yang berdampak untuk kesejahteraan masyarakatnya nanti,” katanya.

Namun, kata dia, untuk membangun pariwisata jangan sampai melupakan budaya lokal. Semuanya harus bersinergi seperti dalam pembuatan Bubur Suro. Oleh karena itu,  pembangunan desa itu harus Smart dan saling mendukung dengan program pembangunan Pemda Lotim.

“Semoga di Ultah yang ke 115 Desa Rempung semakin memberikan warna yang terbaik untuk pariwisata Lotim yang Smart,” ujarnya.

Ketua Panitia Festival Mubir Soro, Rosiadi,  mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu kalendar tetap dalam rangka perayaan HUT Desa Rempung dengan harapan menjadi sebuah ajang untuk silaturahmi.

“Dengan segala keterbatasan yang ada panitia berusaha melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik mungkin,” katanya singkat.

Menurutnya, dipilih  Aik Pengembul bertujuan untuk memperkenalkan tempat wisata sebagai tempat yang indah dan menarik untuk dikunjungi. Semangat kebersamaan yang dibangun ini sebagai bagian dari membangun desa untuk kemajuan bersama.

Disela lomba Mubir Suro diadakan diskusi menarik dengan tema membedah pariwisata di Lombok Timur dengan narasumber Stafsus Bidang Pariwisata, Ahmad Roji, Kadis BPMD dan anggota DPRD Lotim,  Tohri Azhar. hm