Soal Bansos, Wabup Lotim Ingatkan Jangan Salahkan Kawil

banner 120x600

Selong-Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur (Lotim), H. Moh. Edwin Hadiwijaya, mengingatkan agar warga masyarakat tidak menyalahkan kepala wilayah (Kawil), kepala desa, lurah, camat, hingga bupati jika tidak mendapatkan bantuan sosial.

Dijelaskan Wabup, masyarakat dapat mengisi sendiri data mereka untuk mendapatkan bantuan sosial melalui berbagai aplikasi yang tersedia.

“Karena data itu sekarang kita bisa mengisi sendiri, kita mau dapat bantuan apa, melalui berbagai program, cek bansos, perlinsos kemudian ada juga di BPS linknya,” jelasnya ketika menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami` Baiturrahman Denggen, Kecamatan Selong, Jumat (11/9).

Kaitan dengan bantuan sosial, Pemerintah daerah bersama desa dan kelurahan, jelas Wabup, tengah berupaya melakukan pemutakhiran data penduduk yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Data yang harus dimasukkan, tambah Wabup, sekurangnya memiliki 39 variabel.

“Data yang harus dimasukkan, sekurangnya memiliki 39 variabel, termasuk nomer id listrik, di mana berbagai data yang ada sudah nyambung sehingga mempengaruhi desil.”
Wabup menyebut terdapat delapan lembaga yang terkoneksi terkait data tersebut, diantaranya ATR/BPN, PLN, Kominfo, Perbankan, dan Samsat. Karena itu Pemda bekerja keras untuk memperbaiki data masyarakat.

Wabup Edwin juga menyinggung rencana pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Januari mendatang. Ia berharap Pemilihan yang dijadwalkan berlangsung 27 Januari di 157 desa itu dapat berjalan lancar.

“Mudah-mudahan Bapak Babinkamtibmas, Bapak Babinsa tidak terlalu berat tugasnya ketika kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban kita. Karena 157 itu cukup banyak desa” harap Wabup, “mudah-mudahan pemilihan waktu tanggal 27 itu tepat, karena dua minggu setelah itu kita puasa,” lanjutnya lagi.

Wabup juga mengapresiasi semangat masyarakat yang mencalonkan diri sebagai kepala desa kendati dana desa sudah turun drastis. Wabup mengingatkan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk legislatif untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di desa nantinya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh DPRD Lombok Timur, Camat Selong, Lurah Denggen, Forkopimcam, tokoh agama, serta ketua GOW Lombok Timur, dan masyarakat.*