Selong, DS- Ramdani Akbar (9) bocah SD asal Desa Gelora, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, tewas terseret arus sungai Keramba Desa Lotok saat mandi bersama kakak dan dua rekannya, Jumat (20/03/2025). Korban ditemukan hanyut sejauh 1 kilometer dari tempat kejadian.
Kejadian itu bermula saat korban bersama kakaknya bernama Azhari (16) dan 2 rekannya mandi di sungai Keramba Desa Loyok Kamis siang. Tiba – tiba korban terseret arus sungai dan kakak korban melaporkan kejadian ini ke salah seorang warga.
Warga kemudian melakukan pencarian dengan menyusuri sungai Keramba.” Sekitar kurang lebih 1 km saksi atas nama Suhaedi mencari kemudian di tengah sungai ia melihat punggung seorang anak laki-laki yang posisinya badannya terjepit oleh bebatuan”, terang Kasi Humas Polres Lombok Timur AKP Nikolas Osman.
“Suhaedi pun langsung menuju batu tersebut dan menemukan bahwa korban telah lemas tidak sadarkan diri, ” sambungnya.
Selanjutnya, Suhaedi bersama 3 orang warga membawa korban menuju puskesmas Kotaraja untuk mendapatkan perawatan medis. “Sesampai di puskesemas korban di bawa ke ruang IGD puskesma dan langsung diperiksa oleh Dokter piket.
” Setelah kurang lebih sekitar 20 menit setelah di lakukan pemeriksaan Dokter menyimpul bahwa korban sudah meninggal dunia sekitar 2-3 jam lalu, ” ucapnya.
“Dari keterangan dokter, korban mengalami luka robek pada bagian kepala akibat benturan panjang 2 cm lebar 2 inc, ” imbuh Nikolas.
Sementara keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.li
