Selong, DS– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turun memangkas ranting pohon yang rawan tumbang di sepanjang jalan Sakra, Senin (23/12).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan dan infrastruktur.
Kegiatan itu juga melibatkan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Timur. Masing-masing dari OPD tersebut saling berbagi tugas. Dishub menyediakan mobil crane untuk menjangkau pohon-pohon yang tinggi, sementara BPBD dan DLHK membawa teknisi chainsaw guna menebang dan merapikan pohon yang dianggap berpotensi tumbang. .
“Ini adalah langkah siaga yang kami lakukan untuk mengantisipasi potensi bencana alam. Sebelum bencana terjadi, kami sudah melakukan investigasi dan penanganan,” ujar Kadishub Lombok Timur, Iswan Rachmadi.
Sementara itu, Kepala BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi, mengatakan berdasarkan laporan hidrometeorologi hingga bulan Desember ini, sekitar 40 pohon yang teridentifikasi rawan tumbang telah dievakuasi di berbagai wilayah di Lombok Timur. Langkah ini diambil sebagai bagian dari mitigasi bencana yang lebih proaktif.
“Mulai sekarang, kami akan lebih reaktif dalam menghadapi potensi bahaya. Pohon-pohon yang memiliki risiko tumbang akan kami mitigasi lebih awal, tanpa harus menunggu kejadian pohon tumbang,” jelas Lalu Muliadi.
Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya korban jiwa, kerusakan infrastruktur, atau gangguan lainnya yang diakibatkan oleh pohon tumbang.“Hal ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan, baik pengendara mobil maupun sepeda motor, agar mereka tidak dihantui oleh ancaman pohon tumbang,” katanya. Li
