Selong, DS- Omi Satriadi (28), pemuda asal Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Korban diduga bunuh diri gegara uang yang dipinjam temannya belum dikembalikan.
Kasi Humas Polres Lombok Timur AKP Nikolas Osman mengungkapkan korban pertama kali ditemukan oleh ibunya Sumaini (59) pada Kamis siang sekitar pukul 14.00 Wita. Sumaini terkejut buah hatinya gantung diri di dalam kamarnya.
“Ibu korban melihat anaknya sudah dalam keadaan tergantung menggunakan tali nilon yang terikat di kayu utama pelapon kamar”, ujarnya.
Sambil berteriak histeris, tutur Nikoals, ibu korban mengabari bibik korban Hensi (42) yang tinggal di sebelah rumahnya. Setelah mengetahui kejadian itu, warga sekitar pun ramai – ramai mendatangi rumah korban.
“Kemudian, warga bersama-sama menurunkan korban dari gantungan dan korban tidak sempat dibawa ke Puskesmas dikarenakan sudah dalam keadaan meninggal dunia”, ucapnya.
“Dari keterangan bibik korban, belakangan ini korban mengeluh karna uangnya dipinjam orang tapi belum juga dikembalikan”,sambung Nikolas.
Sementara itu, setelah mendapat laporan, Tim Inafis Polres Lombok Timur mendatangi lokasi dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan dalam tubuh korban.
“Dari hasil komunikasi dengan pihak keluarga korban bahwa setelah petugas menyarankan untuk di lakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban namun oleh keluarga menolak untuk di lakukan autopsi dan menerima kematian korban adalah takdir dari Allah SWT”, imbuh Nikolas.














