Lombok Utara, – Bukan sekadar ajang olahraga sepeda, program Gowes Kamtibmas Polres Lombok Utara Polda NTB, kembali mencatatkan tonggak sejarah baru. Kali ini, Desa Kayangan, Kecamatan Khayangan, menjadi destinasi ke-42 dari total 43 Desa di Kabupaten Lombok Utara yang berhasil disinggahi oleh Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., beserta jajaran, Sabtu (16/06/2025).
Aksi “Jemput Bola” ini bukan lagi sekadar rutinitas. Dibalik keringat yang mengucur saat menaklukkan tanjakan ekstrem, Kapolres membawa misi krusial, menjemput aspirasi masyarakat dan memberikan “alarm” dini terhadap ancaman sosial yang kian nyata diera digital.
Rombongan gowes yang bertolak dari Mako Polres Lombok Utara sejak subuh tidak hanya datang membawa pesan kamtibmas. DiKantor Desa Kayangan, tim Dokkes Polres Lombok Utara dan Puskesmas setempat sudah bersiap memberikan pelayanan kesehatan gratis serta bantuan sembako bagi warga yang membutuhkan.
Bagi warga Desa Kayangan, kehadiran personel Polri ditengah pemukiman bukan lagi sosok yang berjarak, melainkan mitra yang hadir saat dibutuhkan.
Puncak dari kegiatan ini, yaitu dialog interaktif yang cukup emosional. Dihadapan warga dan perangkat Desa, Kapolres Lombok Utara Polda NTB, AKBP Agus Purwanta memberikan pesan menohok terkait ancaman modern yang mengintai generasi muda.
“Sampaikan kepada masyarakat disini, mari kita jaga anak-anak muda kita. Batasi penggunaan handphone. Jangan biarkan mereka terjerumus dalam Judi Online (Judol), Pinjaman Online (Pinjol) dan Narkoba,”tegas Kapolres dihadapan tokoh masyarakat dan pemuda.
Kapolres juga membeberkan fakta yang cukup mengejutkan ketiga hal tersebut memiliki korelasi kuat dengan penurunan kesehatan mental hingga memicu peningkatan kasus bunuh diri diberbagai daerah. Ia menekankan bijak bermedsos sebagai bentuk perlindungan diri yang paling mendasar saat ini.
Tak hanya memberikan imbauan, Kapolres menawarkan solusi praktis. Untuk memangkas birokrasi pengaduan, warga kini tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor polisi. Cukup menggunakan sistem Barcode Pengaduan, menghubungi Call Center 001, setiap permasalahan kriminal bisa langsung dilaporkan.
Diwaktu yang sama, Kapolsek Khayangan, IPTU Zainuddin, yang memimpin pengamanan dilapangan, menyebut kegiatan ini sebagai perwujudan dari jargon utama Kapolres. “Aparat Sehat, Lotara Aman, Masyarakat Nyaman”.
“Kami ingin hadir lebih dekat. Dengan rute yang kami lalui ke setiap pelosok desa, kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang merasa terabaikan. Keamanan bukan hanya soal menangkap penjahat, tapi menjaga ketenangan masyarakat dari masalah sehari-hari,” pungkas IPTU Zainuddin.
Kegiatan yang berakhir pukul 11.20 WITA ini menjadi bukti nyata, pendekatan humanis, dengan sepeda dan dialog langsung, ternyata jauh lebih efektif dalam membangun chemistry antara kepolisian dan masyarakat di Bumi Tioq Tata Tunak,”ujarnya.hm














