Lombok Utara, DS– Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., menuntaskan program Gowes Kamtibmas yang telah menjangkau 43 desa di Kabupaten Lombok Utara sejak diluncurkan Maret 2025.
Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, yang dikunjungi Sabtu (20/6), menjadi desa ke-43 sekaligus titik akhir rangkaian program yang dilaksanakan setiap akhir pekan.
Program yang menggabungkan pendekatan keamanan, pelayanan sosial, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat itu dinilai menjadi salah satu inovasi Polres Lombok Utara dalam membangun kedekatan dengan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta mengatakan Gowes Kamtibmas lahir dari keinginan untuk menghadirkan Polri secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus membuka ruang komunikasi dua arah antara kepolisian dan warga.
“Kami ingin memastikan bahwa Polri hadir dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui Gowes Kamtibmas, kami tidak hanya menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendengar aspirasi, keluhan, serta harapan warga yang selama ini mungkin belum tersampaikan,” katanya.
Menurut Agus, pendekatan tatap muka menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dalam setiap kunjungan, dirinya bersama para pejabat utama Polres Lombok Utara memperkenalkan fungsi-fungsi kepolisian kepada masyarakat agar warga memahami mekanisme pelayanan yang tersedia.
“Masyarakat perlu mengetahui siapa yang bertanggung jawab pada masing-masing fungsi kepolisian sehingga ketika membutuhkan pelayanan atau memiliki persoalan tertentu, mereka tahu harus berkoordinasi dengan siapa. Ini bagian dari upaya kami membangun pelayanan yang lebih terbuka dan mudah diakses,” ujarnya.
Selain menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), program tersebut juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial.
Data Polres Lombok Utara mencatat sebanyak 2.150 paket sembako telah disalurkan kepada warga lanjut usia dan masyarakat kurang mampu yang tersebar di 43 desa.
Tidak hanya itu, tim kesehatan dari Klinik Polres Lombok Utara juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada ribuan warga, termasuk pemberian obat-obatan dan bantuan alat kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami melihat bahwa keamanan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat. Karena itu, dalam setiap kunjungan kami berupaya menghadirkan manfaat yang bisa langsung dirasakan warga, baik melalui bantuan sosial maupun pelayanan kesehatan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta mengatakan pihaknya turut mengambil bagian dalam setiap kegiatan Gowes Kamtibmas melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Menurut dia, Bhayangkari tidak hanya berfokus pada kegiatan organisasi, tetapi juga berupaya hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan warga.
“Kami memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting, kesehatan keluarga, serta mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah agar masyarakat memiliki kemandirian ekonomi yang lebih baik,” katanya.
Selain itu, Bhayangkari juga memperkenalkan program Eco Enzym yang dinilai memiliki manfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung sektor pertanian masyarakat.
“Program Eco Enzym kami dorong sebagai bentuk edukasi pengelolaan limbah organik yang dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan pertanian. Harapannya, program ini dapat membantu para petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah,” ujarnya.
Heny menilai keberhasilan menjangkau seluruh desa di Kabupaten Lombok Utara menunjukkan pentingnya kolaborasi antara Polri, Bhayangkari, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun daerah.
“Kami bersyukur dapat menyelesaikan kunjungan ke seluruh desa. Namun yang lebih penting adalah bagaimana komunikasi dan hubungan baik yang telah terbangun ini dapat terus berlanjut demi kemajuan masyarakat Lombok Utara,” katanya.
Tuntasnya kunjungan ke 43 desa menandai berakhirnya satu siklus pelaksanaan Gowes Kamtibmas yang selama 15 bulan terakhir menjadi sarana pendekatan humanis Polres Lombok Utara kepada masyarakat.
Program tersebut tidak hanya memperkuat kemitraan antara Polri dan warga, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui bantuan sosial, layanan kesehatan, edukasi keluarga, pemberdayaan UMKM, serta dukungan terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Lombok Utara. ( Wiswa )
