Ketua PKK NTB Minta Semua Terlibat Entaskan Stunting

Ketua PKK NTB bunda Sinta dalam kegiatan audiensi, validasi dan sinkronisasi data stunting bersama Dinkes NTB, Senin (21/4).

Mataram, DS-Ketua Tim Penggerak PKK NTB Sinta Agathia Soedjoko, semua pihak harus terlibat, berkolaborasi dan memiliki kontribusi dalam upaya mengentaskan stunting di Provinsi NTB.

“ TP PKK NTB sendiri siap berperan aktif dalam menurunkan angka stunting sesuai dengan tugas dan fungsi PKK,” jelas bunda Sinta dalam kegiatan audiensi, validasi dan sinkronisasi data stunting bersama Dinkes NTB, Senin (21/4).

Selain melibatkan semua pihak dalam hal ini Tim Penggerak PKK kabupaten/kota guna menjalankan program yang sudah ada, dia juga menegaskan pentingnya data yang akurat untuk menunjang apa yang sedang dilakukan, bahkan dapat menjadi acuan pelaksanaannya di lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., MARS., menyampaikan Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Kesehatan terus melakukan berbagai upaya dalam pencegahan dan intervensi stunting.

Beberapa indikator pencegahannya terus digalakkan seperti pemberian tablet tambah darah (TTD) untuk perempuan usia 6-23 tahun, edukasi pentingnya pemberian ASI Eksklusif, pemantauan tumbuh kembang balita dan desa bebas buang air besar.

“ Intervensi spesifik dengan pemberian makanan tambahan (PMT) pada bayi yang berat badannya kurang, terus kami lakukan,” terangnya seraya menyebut keberadaan lingkungan yang bersih serta masih tingginya angka perkawinan anak menjadi salah satu faktor penyebab munculnya stunting di NTB.

Ia menyebut harus ada tindakan dalam mengubah paradigma masyarakat bahwa perkawinan anak dan masalah lingkungan sangat mempengaruhi angka stunting.

“Kita harus terus mendorong terjadinya perubahan perilaku terutama dalam pemberian makan dan kebersihan lingkungan. Karena data menunjukkan perubahan perilaku memberikan dampak lebih signifikan terhadap anak stunting,” ungkap Dr. Fikri.kmf

Exit mobile version