Mataram, DS-Lembaga Independen Disabilitas Indonesia (LIDI) Foundation mendukung kegiatan Gawe Gubuk di Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pelayanan terintegrasi untuk anak, orangtua rentan serta penyandang disabilitas itu akan berlangsung Selasa (20/5).
LIDI Foundation di bawah koordinator Lalu Wisnu sudah menurunkan tim untuk mendata dan menganalisa kebutuhan alat bantu bagi disabilitas di Desa Lendang Nangka.
Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak NTB, Sukran Hasan, Sabtu (17/5), mengatakan terdapat sebanyak 30 warga berkebutuhan khusus di Desa Lendang Nangka. Namun, dari analisa LIDI Foundation, sebanyak 12 orang yang akan dibantu alat berupa kursi, stoler dan tongkat kruk.

Hal yang diprioritaskan LIDI Foundation adalah warga disabilitas usia pelajar. Mereka di antara tidak bisa berjalan karena polio dan penyakit lain. Dengan cara ini diharapkan penyandang disabilitas bisa tetap bersekolah.
Menurut Sukran, LIDI sudah mendata dan menganalisa kebutuhan warga disabilitas sehingga akan menyalurkan sedikitnya tiga kursi roda walau ada kemungkinan lebih dari itu.
Sedangkan Dinas Sosial NTB membantu pula sebanyak tiga kursi roda, tongkat kruk dan tongkat untuk tuna netra.
Selain membantu warga berkebutuhan khusus, kata Sukran, Gawe Gubuk juga diwarnai dengan layanan lain seperti bantuan sosial, pemenuhan dokumen adminduk, dan edukasi pencegahan perkawinan anak.
Kegiatan yang merupakan rangkaian dari Program Berani II LPA NTB-Unicef ini menerima dukungan Pemkab Lotim yang akan menerjunkan OPD layanan tingkat kabupaten. Selain itu, Telkomsel, senjumlah NGO dan stakeholders lain, menyatakan kesiapannya turut berpartisipasi. Ian














