Selong, DS- Para seniman Lotim menggelar acara Pelangi Warna Dari Timur (PWDT) yang dirangkaikan dengan berbagai kegiatan salah satunya ialah live painting, melukis secara langsung di depan objek, yang dilakukan di pantai Sunrise Land Lombok (SLL), Kecamatan Labuhan Haji.
Salah seorang pelukis sekaligus panitia PWDT M Zulfiandi mengatakan live painting kali ini merupakan yang ke empat kali dilakukan. Dengan mengambil lokasi berbeda-beda. Mulai dari Tanjung Luar, Jurit Baru, Sembalun dan Pantai SLL di Labuhan Haji.
“Tahun lalu kita live painting-nya tentang alam pegunungan, sekarang kita di pantai melukis pemandangan dan suasana pantai. Setiap tahun kita lakukan di berbagai tempat berbeda,”ujarnya, Sabtu (01/11).
Selain live painting, di acara PWDT ini juga dilakukan bimbingan mewarnai gratis bagi anak-anak. Hal ini dilakukan untuk memperkenalkan seni lukis kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak Sekolah dan masyarakat umum.
Kegiatan bimbingan mewarnai gratis ini juga untuk memperkenalkan warna kepada anak-anak. Karena tidak semua anak mengetahui semua warna. Sehingga dengan kegiatan ini anak-anak semakin tertarik dengan seni.
“Ini salah satu cara kita memasyarakatkan seni lukis. Untuk bimbingan mewarnai sasaran kita anak-anak, kalau live painting masyarakat secara umum yang ada di sekitar lokasi,” ungkapnya.
Setiap pengunjung yang hadir di dalam acara PWDT diberikan kesempatan untuk melukis, dengan mendapatkan bimbingan dan arahan langsung dari para pelukis profesional. Sehingga pengujung bisa merasakan langsung sensasi melukis secara langsung.
Hasil live painting nantinya akan diperbaiki dan dibawa oleh para pelukis. Namun jika ada yang berminat, bisa langsung dibeli. Kemudian hasil jualan tersebut akan digunakan untuk kegiatan sosial pada acara tersebut.
“Di PWDT ini ada kegiatan santunan anak yatim dan pengobatan gratis bagi orang tua. Dan dananya itu dari jual lukisan dan iuran teman-teman. Tidak ada dari pemerintah, ini murni dari teman-teman perupa Lotim,”ucap Zulfiandi
Melalui kegiatan ini, diharapkan memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa lukisan itu tidak semudah dan sesederhana yang dipikirkan sehingga masyarakat lebih menghargai karya seni.
Peminat live painting ini diakui cukup banyak. Bahkan pengunjung pantai sampai rebutan untuk mencoba melukis secara langsung. Kegiatan semacam ini diharapkan bisa terus dilakukan di tempat wisata sebagai daya tarik wisata.
“Maknanya kami minta pengelola supaya menyiapkan galeri untuk bisa kita pajang karya seni lukis. Siapa tahu ada pengunjung yang berminat untuk beli, dan ini juga bisa jadi daya tarik wisata,”imbuhnya.li














