Penuhi Kebutuhan Protein Hewani, Babinsa Midang Dampingi Peternak Penggemukan Sapi 

banner 120x600

Lombok Barat, DS-Bagi masyarakat petani peternak Babinsa telah menjadi mentor bahkan inisiator bagi penerapan pertanian atau peternakan tradisional bahkan modern karena selalu hadir ditengah aktivitas petani peternak.

Karena tugas dan fungsinya di wilayah desa binaannya, Babinsa Desa Midang, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Sertu Parhan Taufiq melakukan pendampingan dan pengawalan kepada para peternak lokal sebagai upaya nyata mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam pemenuhan protein hewani serta memberikan motivasi kepada peternak agar meningkatkan produktivitas.

“Pendampingan juga ditujukan untuk mendorong kemandirian pangan, termasuk membantu pengelolaan peternakan milik BUMDes (Badan Usaha Milik Desa),” kata Sertu Parhan Taufiq, Rabu (22/4/2026).

Adapun pendampingan kepada kelompok peternak dimaksud yakni penggemukan 5 ekor sapi dan 30 ekor kambing. Harapannya bisa memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat setempat.

Menurutnya, Babinsa tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memastikan sektor peternakan dan pertanian sebagai pilar ketahanan pangan berjalan dengan aman.

“Kita harus tetap hadir ditengah-tengah masyarakat petani untuk menjadi penyemangat petani-peternak agar tetap optimis dalam menghadapi tantangan pertanian, memperkuat ketersediaan pangan secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat desa dan mewujudkan petani yang lebih sejahtera dan UMKM yang lebih maju,” ujarnya.

Dikatakan, pendampingan berkelanjutan ini sejalan dengan program pemerintah untuk memanfaatkan dana desa dalam penguatan ketahanan pangan.

Ia juga menyatakan, Babinsa (Bintara Pembina Desa) berperan krusial dalam penguatan ketahanan pangan baik sektor peternakan, pertanian dengan mendampingi petani peternak secara langsung, memotivasi pemanfaatan lahan kosong, serta mengawasi distribusi benih, pupuk, dan alat mesin pertanian (Alsintan) agar tepat sasaran.

“Kita harus menjadi penggerak di lapangan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian desa.

Babinsa du lapangan bisa memberikan penyuluhan mengenai teknik bertani yang baik dan memotivasi petani untuk meningkatkan hasil panen.

“Demikian Babinsa membantu menanggulangi masalah sosial yang dapat mengganggu kegiatan pertanian peternakandan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi kendala petani peternak,” ujarnya

Dengan langkah-langkah ini, Babinsa membantu memperkuat ketahanan pangan tingkat desa guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. (adi).