Selong,DS- Emak Emak ramai – ramai membawa sampah plastik ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Anjani Kecamatan Suralaga Lombok Timur, Senin (22/07/2024). Ternyata sampah plastik itu bisa ditukar dengan minyak goreng.
Emak – emak yang menjadi wali murid di sekolah itu antre dengan tertib untuk menukarkan sampah plastik yang dibawa dengan minyak goreng ke Kelompok Pemuda, pengelola TPS 3R Desa Anjani yang sejak pagi sudah berada di sekolah.
Meski membawa sampah plastik seadanya, tanpa ditimbang, mereka tetap bisa membawa pulang 1 liter minyak goreng kemasan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.
“Alhamdulillah ini sangat membantu, setidaknya untuk tiga hari kedepan lah, ” ucap salah seorang warga, Sri Lidia.
Ia mengaku membawa satu karung sampah plastik yang dipungut dari rumahnya. Semua sampah plastik di rumahnya dibawa untuk ditukar dengan minyak goreng.
“Tadi saya bawa satu karung kecil, alhamdulilah dapat satu liter minyak goreng, ” tambahnya.
Aksi peduli lingkungan ini diinisiasi oleh kelompok pemuda dari TPS 3R Desa Anjani. Mereka menyasar ibu rumah tangga sebagai wali murid di sekolah.
“Di SD ini kita sediakan 200 liter minyak goreng untuk ditukar dengan sampah plastik, ” terang Nendy Wahyu.
Nendy mengaku bekerjasama dengan Bank Plastik Indonesia untuk mengatasi persoalan sampah di desanya dan salah satu kegiatanya menyasar 10 sekolah di desanya.
Lalu kenapa memilih minyak goreng? Karena, menurut Nendy, minyak goreng dekat dengan kebutuhan ibu rumah tangga.
” Lebih lagi minyak goreng saat ini harganya cukup tinggi sehingga inj juga menjadi trigger kami sampah plastik yang dibawa ditukar dnegan minyak goreng, ” kata Nendy
TPS 3R yang dikelola Nendy bersama rekan rekan sebayanya melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik. Mereka mengolah sampah hingga bernilai ekonomis termasuk pakan magot dari olah sampah.
“Sekarang omset kita sudah mencapai 5 sampai 6 juta setiap bulan, ” katanya. Li
