UGR Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan untuk Kelompok Tani Ternak Berlian di Desa Sukadana

banner 120x600

Selong, DS-Universitas Gunung Rinjani (UGR) melaksanakan program Pengabdian Masyarakat kepada Kelompok Tani Ternak (KTT) Berlian Desa Sukadana, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur, 4 September 2024.

Program yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa perguruan tinggi setempat, dengan fokus  pembuatan pakan ternak serta pelatihan manajemen keuangan untuk pengelolaan aset kelompok.

Dalam kegiatan yang didanai Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI itu, tampil sebagai fasilitator Rini Endang Prastyowati, Dwi Hariati Ningsih dan Ikhwan Wadi, masing-masing merupakan dosen Fakultas Pertanian UGR.

Program pengabdian masyarakat UGR untuk kelompok tani ternak Berlian.

Pelatihan diperlukan disebabkan KTT Berlian yang terdiri dari 27 peternak, menghadapi beberapa kendala, terutama dalam efektivitas pemberian pakan ternak dan pengelolaan keuangan. Pengelolaan keuangan yang baik untuk individu maupun kelompok, menjadi salah satu aspek penting yang belum diterapkan secara spesifik oleh kelompok ini.

Dalam program tersebut, Ikhwan Wadi, dosen yang juga Ketua Program Studi Fakultas Ekonomi UGR, memaparkan terkait pengelolaan pendapatan dan pengeluaran melalui laporan keuangan, serta teknik penyusutan peralatan.

“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang dibutuhkan dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik,” ujar Ikhwan Wadi.

Ketua KTT Berlian, Andi Ihwan, menyatakan rasa terima kasihnya atas program ini.
“Kami sangat senang dengan adanya program pengabdian ini karena dapat membantu kami dalam manajemen keuangan, baik untuk kepentingan pribadi maupun kelompok,” katanya.

Dekan Fakultas Pertanian UGR, Rini Endang Prastyowati, juga menyampaikan dukungan tambahan berupa bantuan mesin pencacah pakan. Mesin ini diharapkan mempermudah proses pengolahan pakan ternak.

“Kami akan melanjutkan dukungan kami dengan pelatihan lebih lanjut mengenai penggunaan mesin pencacah untuk meningkatkan kualitas pakan ternak,” jelasnya.

Pertemuan berikutnya dijadwalkan untuk membahas lebih lanjut mengenai penggunaan mesin pencacah pakan dan strategi untuk memaksimalkan hasil pakan. Program ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi peningkatan hasil usaha peternakan di desa tersebut. *