Selong, DS- Dua pelaku jambret, RN (19) dan RD (20), warga Montong Tangi Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, diamuk massa karena tepergok menjambret HP milik seorang pelajar bernama Istik (16), warga Desa Lingkungan Batu Mulud Kelurahan Denggen Kecamatan Selong, Kamis (27/06/2024).
Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Nikolas Oesman mengungkapkan kejadian itu berawal saat korban mengendarai sepeda motor datang dari arah simpang empat Denggen menuju kearah Selatan Batu Mulut.
Tiba di depan Puskesmas Denggen, dua pelaku berboncengan memepet korban dari sebelah kiri dari arah belakang, dimana salah seorang pelaku yang dibonceng korban kenal wajah, tapi tidak tahu nama.
“Ketika sepeda motor pelaku tersebut memepet korban. Dugaan korban, pelaku mau menyapa korban sehingga korban tidak merasa curiga. Tetapi ternyata pelaku yang dibonceng tersebut tiba tiba menjambret hp yang dipegang tangan kiri korban, ” ungkapnya
“Setelah hp berhasil direbut, pelaku mengancam korban dengan menggunakan ketapel dan sambil mendahului korban untuk kabur, ” tutur Nikolas.
Karena panik, korban teriak meminta tolong sambil berusaha mengejar pelaku sehingga korban menabrak motor pelaku hingga pelaku dan korban terjatuh. Saat itulah, massa yang mendengar teriakan korban berdatangan dan menghajar kedua pelaku hingga babak blur.
Tak hanya menghajar pelaku, motor yang digunakan pelaku melancarkan aksinya menjadi sasaran massa. Motor pelaku hangus dibakar hingga tinggal rangka.
Beruntung, nyawa kedua pelaku bisa diselamatkan setelah polisi turun ke lokasi kejadian mengevakuasi kedua pelaku dari amukan massa. “Para pelaku yang berjumlah dua orang dari amukan massa dan membawanya ke polres guna menghindari hal hal yang tidak diinginkan, ” ucapnya.
“Sedangkan korban dibawa ke puskesmas Denggen untuk dilakukan perawatan karena mengalami luka diduga akibat benturan saat terjatuh dari motor, ” imbuh Nikolas.li














