Nelayan Libur Melaut Akibat Cuaca Buruk

banner 120x600

Selong, DS- Kondisi cuaca buruk di perairan Selat Alas Lombok Timur membuat nelayan terpaksa libur melaut. Selama sebulan terakhir ini disebut masuk musim pancaroba bagi para nelayan.

Mukmin (70), nelayan dari Dusun Montong Meong, Desa Labuhan Haji, mengakui sudah sebulan ini tidak bisa pergi mencari ikan. Tinggi gelombang mencapai 2 meter. Kondisi ini jelas membuat nelayan tak bisa membawa perahu ketintingnya untuk mencari ikan.

Mukmin termasuk nelayan kecil yang melaut paling jauh 3 mil dari daratan. Selama tidak melaut, ia mengaku hanya bisa nganggur atau sekadar memperbaiki jaring tangkapnya yang rusak.

“Tidak ada pekerjaan lain, hanya nelayan,” ucapnya.

Mukmin sendiri mengaku menjadi nelayan sejak usia muda, mulai tahun 1973 silam. Kini, ayah empat orang anak ini sudah puluhan tahun lamanya menjadi nelayan dan mengandalkan kerja serabutan saat tak bisa pergi berlayar.

Tidak ada pekerjaan lain yang bisa dilakukan kecuali pergi ke laut mencari ikan. Tidak ada sawah tempat bercocok tanam seperti warga lainnya. Di usianya yang tak lagi muda, ia pun hanya bisa mengandalkan anak-anaknya. Li