Lombok Tengah, DS- Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho SIK., memimpin Pelaksanaan kegiatan Patroli Rinjani Presisi di wilayah hukum Polresta Lombok Tengah, Sabtu malam (08/08/2026).
Patroli Rinjani Presisi dilaksanakan sebagai langkah nyata Polda NTB dalam memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui patroli yang terukur, masif, dan berkelanjutan.
Kegiatan melibatkan 896 personel dan 243 kendaraan roda empat, yang ditempatkan pada 236 titik strong point rawan gangguan kamtibmas. Sasaran utamanya meliputi tindak pidana 3C (curat, curas, curanmor), kecelakaan lalu lintas, kemacetan, balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya.
Khusus wilayah Polresta Lombok Tengah, dikerahkan 225 personel dengan 30 kendaraan yang ditempatkan pada 19 titik strong point untuk memastikan kehadiran polisi di pusat-pusat aktivitas masyarakat.
Dalam arahannya saat memimpin apel kesiapan sebelum patroli dimulai, Wakapolda menegaskan bahwa Patroli ini memiliki empat tujuan utama yaitu menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas; mencegah tindak pidana serta gangguan kamtibmas; menghadirkan polisi yang dekat dan bermanfaat bagi masyarakat; serta melakukan deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi kerawanan dan konflik sosial.
“Patroli Rinjani Presisi ini bertujuan untuk mewujudkan Harkamtibmas sehingga masyarakat merasakan keamanan dan kenyamanan baik saat beraktivitas maupun saat beristirahat, “ucapnya.
Patroli menyasar berbagai lokasi strategis dan rawan, seperti pusat keramaian, pasar, terminal, sekolah, jalan protokol, kawasan perbatasan, dan tempat hiburan, dengan pola patroli roda empat, patroli terpadu lintas fungsi, serta patroli berdasarkan pemetaan kerawanan.
“Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat menekan kriminalitas, mencegah gangguan keamanan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, “tegas Wakapolda.
Masyarakat NTB juga dihimbau aktif menjaga keamanan dan segera melaporkan hal mencurigakan, paket tidak dikenal, keributan, tindak kriminalitas, atau potensi gangguan keamanan kepada polisi terdekat atau melalui layanan darurat 110.
Kepada personel, Wakapolda menekankan agar tugas dilaksanakan dengan penuh semangat, mengutamakan keselamatan dan kesehatan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Patroli Rinjani Presisi merupakan upaya Polda NTB untuk memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat, mencegah kriminalitas dan gangguan kamtibmas sejak dini, sekaligus membangun kolaborasi dengan masyarakat dalam menciptakan situasi NTB yang aman dan kondusif, “ katanya.hm














