Ketua Bhayangkari Lombok Utara Dorong Generasi Z Cakap Literasi

banner 120x600

Lombok Utara, DS— Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta kembali menggelar roadshow literasi dengan menyasar generasi Z di tingkat sekolah menengah atas sebagai upaya mendorong pelajar meningkatkan wawasan, kemampuan berpikir kritis, dan bijak dalam menyikapi arus informasi di era digital.

Kegiatan bertajuk “Menebar Ilmu, Berbagi Manfaat” tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Jumat (4/9/2026), dan diikuti ratusan pelajar serta para guru yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Ny. Heny Agus Purwanta mengatakan literasi menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu memahami, menyaring, dan memanfaatkan informasi secara bijaksana.

“Generasi Z tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat. Karena itu, mereka tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk memilah informasi dan menggunakan pengetahuan tersebut secara positif,” katanya.

Menurut dia, derasnya informasi di ruang digital menghadirkan tantangan tersendiri bagi pelajar. Kemudahan mengakses informasi harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis agar generasi muda tidak mudah menerima maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Ia menilai sekolah memiliki posisi strategis dalam membangun budaya literasi karena menjadi salah satu lingkungan utama dalam pembentukan karakter dan pola pikir generasi muda.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak anak-anak untuk terus belajar, membaca, berdiskusi, dan membuka wawasan. Ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagaimana bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan tema “Menebar Ilmu, Berbagi Manfaat” dipilih untuk menanamkan kesadaran bahwa pengetahuan akan memiliki nilai yang lebih besar ketika dapat dibagikan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.

“Jangan pernah berhenti belajar. Apa yang kita ketahui hari ini mungkin bisa menjadi manfaat bagi orang lain. Karena itu, mari terus menebar ilmu dan berbagi manfaat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan pelajar dan guru mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Interaksi antara narasumber dan peserta juga menjadi bagian penting karena pelajar mendapatkan ruang untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pandangan terkait tantangan generasi muda di tengah perkembangan teknologi.

Heny berharap kegiatan literasi dapat menjadi pemantik bagi para pelajar untuk membangun kebiasaan positif, terutama dalam membaca, mencari informasi yang kredibel, serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Menurutnya, generasi muda merupakan aset penting dalam menentukan masa depan daerah. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan, penguatan karakter, dan pembiasaan budaya literasi.

“Anak-anak yang hadir di sini adalah generasi yang akan menentukan masa depan Lombok Utara. Kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, tetapi tetap memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa gerakan literasi tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga dan masyarakat, agar budaya membaca, belajar, dan berpikir kritis dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Melalui semangat “Menebar Ilmu, Berbagi Manfaat”, Bhayangkari Cabang Lombok Utara berupaya menjadikan literasi bukan sekadar aktivitas membaca, tetapi sebagai bagian dari proses membangun generasi muda yang kritis, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi sesama. W