LOMBOK UTARA,DS– Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi pariwisata berbasis masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjajaki pengembangan wellness tourism atau wisata kebugaran di Desa Persiapan Pemaru, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.
Sebagai langkah awal, tim dosen STP Mataram yang dipimpin oleh Dr. Mawar Junita selaku Ketua Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, didampingi Uwi Martayadi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STP Mataram, melaksanakan komunikasi dan koordinasi dengan Kepala Desa Persiapan Pemaru beserta kepala dusun setempat. Pertemuan tersebut berlangsung di Vihara Giri Metta Buani pada Kamis, 5 November 2026.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa untuk menjajaki peluang pengembangan destinasi wisata yang berorientasi pada kesehatan, kebugaran, ketenangan, serta keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan lingkungan.
Konsep wellness tourism dipandang sebagai salah satu peluang pengembangan pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan pengalaman wisata yang berkualitas melalui aktivitas relaksasi, kebugaran, pengenalan budaya lokal, dan interaksi dengan lingkungan alam.
Melalui komunikasi dan koordinasi tersebut, STP Mataram berupaya membangun kesamaan pemahaman dengan pemerintah desa mengenai arah pengembangan pariwisata yang sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan masyarakat setempat.
Keterlibatan pemerintah desa dan kepala dusun menjadi bagian penting dalam proses penjajakan ini. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat menjadi fondasi dalam merancang kegiatan wisata yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat lokal.
Selain membuka peluang pengembangan destinasi baru, inisiatif ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. STP Mataram berupaya menghadirkan kontribusi akademis melalui pendampingan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan gagasan pariwisata yang berkelanjutan.
Ke depan, hasil komunikasi awal ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui identifikasi potensi wisata, pemetaan kebutuhan masyarakat, serta penyusunan program kolaborasi antara STP Mataram, Universitas Tarumanegara Jakarta, dan Pemerintah Desa Persiapan Pemaru.
Melalui inisiatif tersebut, STP Mataram berharap Desa Persiapan Pemaru dapat berkembang menjadi salah satu destinasi wellness tourism berbasis potensi lokal yang memiliki daya tarik dan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.
Langkah ini sekaligus menegaskan peran STP Mataram sebagai perguruan tinggi pariwisata yang berkomitmen mendukung pengembangan desa wisata melalui kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.ian














