Anak-Anak Korban Kebakaran di Kota Bima Terima Dukungan Psikososial

Bima, DS-Anak-anak yang menjadi korban kebakaran di Asrama Polres Bima Kota menerima dukungan psikososial. Kebakaran yang terjadi belum lama ini tidak hanya menyebabkan kerugian materi tetapi juga meninggalkan trauma pada anak-anak yang terdampak.

Ketua Bhayangkari Cabang Bima Kota, Ny. Diah Yudha Pranata, menyatakan pentingnya trauma healing bagi anak-anak dan keluarga yang terdampak bencana kebakaran tersebut.

“Trauma healing sangat penting untuk membantu mereka pulih dari dampak emosional dan psikologis. Kebakaran bisa menjadi peristiwa traumatis, terutama bagi anak-anak, yang mungkin merasa takut, bingung, dan tidak aman setelah kejadian tersebut,” ujar Ny. Diah Yudha Pranata.

Sementara itu, Ketua LP3A Kota Bima, Juriati, S.H., M.H., menekankan pentingnya dukungan emosional bagi anak-anak.

“Anak-anak mungkin merasa cemas atau takut untuk berbicara tentang apa yang mereka alami. Oleh karena itu, sangat penting memberikan ruang aman bagi mereka untuk mengekspresikan perasaan, baik melalui kata-kata, gambar, atau permainan,” kata Juriati.

Ia menambahkan bahwa dukungan emosional tidak hanya perlu diberikan kepada anak-anak, tetapi juga kepada orang tua atau pengasuh mereka yang mungkin juga mengalami beban emosional akibat kejadian tersebut.

Kegiatan ini juga melibatkan Forum Anak Kota Bima yang memberikan hiburan dan kegiatan kreatif, seperti pembacaan dongeng, bermain, dan mewarnai gambar, untuk membantu anak-anak mengalihkan perhatian dari trauma yang mereka alami.hm

Melalui kolaborasi ini, Bhayangkari, LP3A Kota Bima, dan Forum Anak Kota Bima berharap dapat memberikan dampak positif bagi pemulihan psikologis anak-anak korban kebakaran dan membantu mereka untuk kembali merasa aman dan nyaman.

Exit mobile version