Gubernur NTB Sebut Syawal Bulan Kemenangan dan Perubahan

banner 120x600

Mataram, DS-Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, mengungkap rasa sedih ditinggal Ramadhan. Kata dia, Idul Fitri merupakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan puasa dan syawal sebagai bulan perubahan.

Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kota Mataram melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi secara bersama di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center bersama dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan juga ribuan masyarakat dari berbagai daerah di NTB, Senin (31/03/25).

Gubernur Provinsi NTB Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Gubernur Provinsi NTB Indah Dhamayanti Putri, Walikota Mataram Mohan Roliskana dan Wakil Walikota Mataram TGH. Mujiburrahman turut hadir untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Islamic Center.

Dalam gubernur mengatakan kedatangan Islam mengubur mitos bulan syawal sebagai bulan sial. Rasulullah menikahkan anaknya di bulan syawal. Bulan syawal bukan saja bulan kemenangan tetapi bulan perubahan.

Lalu Iqbal berharap bulan syawal di NTB sebagai awal perubahan di semua aspek kehidupan.

Ia menyampaikan selama ramadhan telah melaksanakan Safari Ramadha di pelosok dan pesisi yang sebagian masih terganjal persoalan mendasar.

Karena itu Lalu Iqbalmengajak kepada seluruh masyarakat untuk turut peduli untuk semangat berbagi kepada yang kurang mampu agar pada Hari Kemenangan ini semua dapat merasakan kebahagiaan bersama.

“Kita hidupkan kembali kepedulian dan solidaritas sosial serta hidupkan semangat berbagi, ” ujar Miq Iqbal.

Prof. Dr. Abdul.Munir dalam khotbah Iednya mengatakan puasa mengandung hubungan dengan manusia dan Tuhan, melatih kejujuran dan melatih kepekaan sosial.

Berbagai kesholehan dalam puasa menentukan relasi dan interaksi sosial yang harmonis yang bisa menjadi dasarnya membentuk tatanan masyarakat yang baldatun toyibatun warobbun gofur. Ian