Selong, DS – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Saripa Idatul Ra’yah Al Idrus (26), warga Lungkak Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, nekat mengakhiri hidupnya. Korban ditemukan tewas gantung diri menggunakan tali nilon di rumah mertuanya di Tanak Beak Dusun Tanak Pait, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Senin (09/08/2024) sekitar pukul 16.15 Wita.
Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Nikolas Oesman mengungkapkan korban pertama kali ditemukan saksi bernama Mahuni alias Inaq Jaya. Selanjutnya, Mahuni memberitahu mertua korban.
“Korban diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di rumah suaminya di Tanak Beak Dusun Tanak Pait, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru,” ungkapnya. “Sebelumnya korban ada permasalahan terkait dengan keluhan adanya utang piutang dipinjaman online kepada orang tua korban maupun mertua korban,” sambung Nikolas.
Sebelum tewas gantung diri, terangnya, korban menuliskan surat di sebuah kotak sabun dengan tinta merah yang isinya “korban sudah tidak sanggup dengan hutangnya dan akan bunuh diri,” kutip Nikolas.
Dia menjelaskan korban menikah sekitar dua tahun lalu dengan suaminya bernama Toni (30) yang saat ini bekerja menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.
Lebih jauh, Nikolas mengatakan korban sempat akan dibawa ke rumah sakit jiwa untuk menjalani perawatan setelah mengalami tekanan jiwa gegara terlilit pinjaman online (Pinjol).
“Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerima dengan ihlas, menerima sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi,” jelasnya.
Pukul 09.20 wita korban dibawa dari Tanak Beak Dusun Tanak Pait Desa Pemokong Kecamatan Jerowaru ke Lungkak Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak untuk dimakamkan. li
