The Mandalika, DS – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat perannya dalam mendukung lahirnya pembalap Indonesia yang mampu bersaing di level dunia. Sebagai bagian dari upaya tersebut, ITDC mengajak dua pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, menjalani sesi free practice di Pertamina Mandalika International Circuit pada 21–22 Juli 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan digelar pada 9–11 Oktober mendatang.
Melalui sesi free practice ini, ITDC memberikan ruang bagi Mario dan Veda untuk mematangkan persiapan teknis sekaligus meningkatkan adaptasi terhadap karakter lintasan menjelang tampil dihadapan publik Indonesia pada ajang balap motor paling bergengsi di Tanah Air. Langkah ini merupakan bagian dari upaya ITDC menghadirkan Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya sebagai tuan rumah berbagai ajang balap internasional, tapi juga sebagai ruang pengembangan bagi pembalap nasional dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dunia.
Kegiatan ini menjadi momentum penting setelah rangkaian Homecoming Tour Local Heroes Indonesia di Jakarta, Bali, dan Yogyakarta yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Dukungan itu menjadi motivasi tambahan bagi Mario dan Veda untuk terus meningkatkan performa menjelang balapan kandang yang akan menjadi sorotan dunia.
Rangkaian free practice ini sekaligus menjadi bagian dari kampanye The Rise of Local Heroes dan #IndonesiaMendunia Bersama Pertamina yang mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan kepada Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama dalam mengharumkan nama bangsa di panggung balap dunia. Kurang dari tiga bulan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, antusiasme masyarakat diharapkan terus meningkat untuk memberikan dukungan langsung kepada para pembalap Indonesia saat berlaga di kandang sendiri.
Selama dua hari pelaksanaan, Mario dan Veda menjalani sejumlah sesi latihan yang difokuskan pada adaptasi lintasan, evaluasi performa, serta penyempurnaan berbagai aspek teknis sebagai bagian dari program persiapan menjelang akhir pekan balapan. Kehadiran keduanya di Pertamina Mandalika International Circuit sekaligus mempertegas peran sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut yang tidak hanya menjadi venue berbagai ajang balap internasional, tetapi juga menjadi tempat pembalap nasional mempersiapkan diri untuk bersaing di level dunia.
Pembalap Moto2 Indonesia, Mario Suryo Aji, menyebut, kembali berlatih di Pertamina Mandalika International Circuit selalu menjadi momen penting dalam persiapannya menghadapi balapan di kandang sendiri.
“Kembali berlatih di Pertamina Mandalika International Circuit selalu menjadi momen penting bagi saya. Setiap sesi latihan memberikan kesempatan untuk terus beradaptasi dengan karakter lintasan sekaligus mengevaluasi berbagai aspek yang perlu ditingkatkan menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Dukungan yang kami terima selama Homecoming Tour di Jakarta, Bali, dan Yogyakarta menjadi motivasi tambahan bagi saya dan Veda untuk terus bekerja keras. Semoga saat balapan nanti kami bisa memberikan penampilan terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Mario Suryo Aji.
Sementara itu, pembalap Moto3 Indonesia, Veda Ega Pratama, mengatakan, sesi latihan ini memiliki arti khusus karena akan menjadi bagian dari persiapannya untuk menjalani balapan kandang pertamanya sebagai pembalap penuh di Kejuaraan Dunia Moto3.
“Berlatih di Pertamina Mandalika International Circuit tentu menjadi momen yang sangat berarti bagi saya. Ini adalah bagian dari persiapan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan menjadi pengalaman pertama saya tampil di hadapan masyarakat Indonesia sebagai pembalap Moto3. Saya ingin memanfaatkan setiap sesi latihan untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Dukungan yang saya rasakan selama Homecoming Tour menjadi motivasi besar bagi saya, dan semoga nanti saya bisa memberikan penampilan terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia di Mandalika,” ujar Veda.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyampaikan, ajakan kepada Mario dan Veda untuk menjalani sesi free practice di Pertamina Mandalika International Circuit merupakan bagian dari komitmen ITDC dalam menghadirkan Mandalika sebagai rumah bagi lahirnya pembalap-pembalap Indonesia yang mampu bersaing di level dunia.
“Kami ingin Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia, tetapi juga menjadi rumah bagi lahirnya pembalap-pembalap Indonesia yang mampu bersaing di level dunia. Karena itu, kami mengajak Mario dan Veda memanfaatkan fasilitas berstandar internasional yang kami miliki sebagai bagian dari persiapan menuju balapan kandang. Kami berharap sesi free practice ini menjadi bekal penting bagi keduanya untuk tampil maksimal di hadapan masyarakat Indonesia pada Oktober mendatang,” ujar Troy.
Melalui inisiatif ini, ITDC berharap Pertamina Mandalika International Circuit dapat terus menjadi katalis dalam memperkuat ekosistem motorsport nasional, sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi talenta Indonesia untuk berkembang dan tampil kompetitif di panggung balap dunia.
Masyarakat yang ingin menjadi bagian dari momen bersejarah tersebut masih dapat memperoleh tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang saat ini memasuki periode Presale 1, dengan potongan harga hingga 30% untuk kategori Grandstand dan 20% untuk kategori VIP Hospitality. Informasi mengenai pembelian tiket dan penyelenggaraan acara dapat diakses melalui GOERS dan www.themandalikagp.com
