Hukrim  

Laka Lantas di Lombok Timur Tembus 368 Kasus, 79 Meninggal

IPDA Alam Prima Yogi.

Selong, DS- Kasus Kecelakaan lalu lantas (laka lantas) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tembus di angka 368 kasus pada periode Januari 2023 hingga Juli 2024.

Kanit laka lantas Satlantas Polres Lotim, IPDA Alam Prima Yogi, mengatakan, dari ratusan kasus laka lantas tersebut sebanyak 76 korban meninggal dunia.

“Adapun dari total kejadian laka lantas ini menelan kerugian hingga Rp712.100.999,” ucap Yogi Kamis (4/7/2024).

Adapun korban lainnya lanjutnya, mengalami luka ringan berjumlah 403. Sedang korban yang mengalami luka berat nihil.

Dari catatan kepolisian, ratusan kasus laka lantas ini disebabkan oleh kelalaian dari pengendara. Hal ini ditunjukkan dengan masih banyak masyarakat yang abai dalam melengkapi keamanan diri seperti penggunaan helm dan lainnya.

“Tingkat kesadaran berkendara dari masyarakat yang masih kurang,” katanya.

Apalagi, Lotim yang merupakan daerah dengan jumlah penduduk tertinggi menjadi sebab banyaknya kasus laka lantas di daerah ini.

Terlebih, dengan kondisi jalan di Lotim disejumlah titik masih belum memadai, imbas dari lalu lalang kendaraan berat yang mengangkut material tambang galian c.

Hal itu diperparah dengan banyaknya jumlah kendaraan yang keluar masuk, karna Lotim sendiri merupakan daerah transit dari Bima, Dompu, Sumbawa yang hendak menuju ke Mataram dan lainnya.

Lebih jauh Yogi mengatakan sejumlah upaya telah dilakukan Satlantas Polres Lotim, diantaranya memberikan himbauan bagi pengguna yang melintas di rawan laka lantas dengan memasang plang-plang marka jalan menyala, hingga barner himbauan.

“Kita juga melakukan penyuluhan-penyuluhan kesadaran berlalu lintas di sekolah-sekolah, perguruan tinggi, dinas, hingga lembaga terkait,” tutupnya.li

Exit mobile version