MUI NTB Desak Juleha Susun Panduan Sembelih Halal

MATARAM, Ds– Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong Asosiasi Juru Sembelih Halal (Juleha) NTB segera menyusun panduan praktis penyembelihan hewan yang memenuhi standar halal dan thayyib (baik).

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Umum MUI NTB, Dr TGH Badrun MPd, saat menerima kunjungan jajaran pengurus Juleha NTB di Sekretariat MUI NTB, Jalan Pejanggik Nomor 6, Mataram, Rabu (15/4).

Turut mendampingi Ketua Umum, Wakil Ketua Drs. H. Jamiluddin, Sekretaris M. Ilham Israil, serta Ketua Komisi Fatwa TGH. Muhson Yunus, LC. Sementara itu, rombongan Juleha NTB dipimpin Sekretaris Umum Fahmi Syaifuddin, SH.

Dalam pertemuan tersebut, TGH Badrun menekankan pentingnya standar penyembelihan yang sesuai syariat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pangan halal.

Ia menyebut, lonjakan permintaan dipicu oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan NTB sebagai destinasi wisata halal.

“Kita minta agar Juleha menyiapkan brosur tentang prosedur penyembelihan hewan yang halal dan baik,” tegasnya.

Pengurus Juleha NTB dalam kesempatan itu juga menyampaikan sejumlah persoalan mendesak terkait praktik penyembelihan di lapangan.

Selain itu, terungkap sejumlah rencana aksi yang akan segera dilaksanakan, mulai dari sosialisasi Juleha hingga kerja sama pelatihan juru sembelih halal bagi Rumah Potong Unggas (RPU), Rumah Potong Hewan (RPH), serta takmir masjid di Nusa Tenggara Barat.

MUI NTB menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan ketersediaan produk halal yang memenuhi standar.

Hal ini sejalan dengan komitmen sinergi Ulama dan umara menjaga NKRI dari NTB sebagaimana tema strategis yang diusung dalam pengukuhan dan silaturahmi pengurus MUI NTB di Mataram baru-baru ini.***

Exit mobile version