Pertumbuhan Ekonomi Jadi Prioritas Utama Lotim

Selong, DS- Pemda Lombok Timur bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) telah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk lima tahun pemerintaan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan H. Edwin Hadiwijaya (Iron – Edwin).

Dari delapan item program prioritas yang tertuang dalam RPJMD tersebut, untuk tahun pertama pemerintah Iron- Edwin akan fokus melakukan pembenahan di bidang ekonomi dan kebudayaan.

Wakil Bupati Lombok Timur H. Edwin Hadiwijaya usai menghadiri sidang Paripurna penetapan RPJMD 2025- 2029 di DPRD Lombok Timur Senin (5/5),. mengatakan prioritas pertama sesuai dengan RPJMD untuk tahun ini tidak banyak.

“Kita lebih prioritaskan ekonomi dan pengembangan sektor kebudayaan,” kata Wakil Bupati Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijaya.

Berkaitan dengan program fisik untuk tahun pertama pemerintahan Iron- Edwin diakuinya memang belum bisa maksimal. Hal tersebut tak lepas dengan adanya kebijakan pusat terkait dengan efesiensi anggaran. Terlebih lagi hampir 75 persen anggaran transfer pusat dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pengerjaan fisik di Lombok Timur terkena imbas pemangkasan.

“Begitu pun dengan tahun kedua untuk pengerjaan fisik khususnya infrastruktur kita juga tentu akan melihat dan mereview APBDT Tahun 2025. Yang jelas pembangunan infrastruktur terutama jalan ini bagian dari perencanaan kita,” ujar Edwin.

Sementara itu Ketua DPRD Lombok Timur, M. Yustri, mengatakan bahwa pengawas dan pengawalan (Panwal) berkaitan dengan RPJMD harus selaras dengan visi – misi dan program pemerintah daerah. Hal tersebut bertujuan untuk kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

” Dan kita juga harus memastikan juga sup supaya apa yang menjadi visi dan misi Bupati linier dengan RPJMN dan RPJMD provinsi. Dan RPJMD ini kita pastikan telah sesuai dengan visi misi Bupati termasuk juga linier dengan RPJMN dan RPJMD provinsi ” terang Yusri.

Meski pun terjadinya efesiensi anggaran dinilainya tidak ada masalah, berbagai program prioritas yang akan dikerjakan tetap akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran, apakah berkaitan dengan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

“Namun untuk program prioritas selain persoalan infrastruktur, masalah pendidikan, kesehatan dan teta kelola pemerintahan supaya lebih di prioritaskan di tahun pertama ini. Begitu pun halnya di bidang pariwisata supaya berbagai potensi yang ada harus bisa dimaksimalkan, ” katanya. Li

Exit mobile version