Selong, DS- Pengurus Kecamatan (PK) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Lombok Timur periode 2025 – 2028 dikukuhkan di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (25/01/2025).
Ketua PPDI Kabupaten Lombok Timur, Hamzah, memimpin acara pengukuhan PPDI kecamatan se kabupaten Lombok Timur tersebut dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara.
“Selamat kepada semua teman-teman perangkat desa yang telah dikukuhkan menjadi pengurus PPDI tingkat kecamatan,”ucap Hamzah.
Dia menegaskan pemerintah desa adalah ujung tombak dari suksesnya semua kegiatan dan program yang di rencanakan Pemerintah Pusat, “kami pemerintah desa langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Hamzah menyampaikan sejumlah aspirasi dari perangkat desa. “Salah satu aspirasi kami perangkat desa adalah, bagaimana agar status kami bisa diangkat setara dengan para ASN,” harapnya.
Pihaknya menaruh harapan agar perangkat desa lebih terakomodir terutama gaji yang selama ini bersumber dari APBN. “Agar langsung ke rekening perangkat desa, tanpa harus melalui APBD,”sambungnya.
Sedangkan ketua PPDI NTB Wiro mengatakan PPDI adalah wadah yang memiliki visi misi yang jelas. Salah satu fungsi PPDI adalah tempat untuk ribuan perangkat desa yang ada di setiap daerah bernaung.
“Konsen kami di PPDI adalah peningkatan kapasitas anggota, Menjalin mitra yang baik, dan sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi kami termasuk peningkatan kesejahteraan para perangkat desa,” ujar Wiro.
Dari semua kabupaten kota yang ada di pulau Lombok, ia mengakui Pemerintah Lombok Timur yang paling bisa mengerti dan memahami kondisi perangkat desa,
“Dari ke empat kabupaten yang ada di Lombok, hanya pemerintah Lombok Timur yang bener-benar memperhatikan PPDI,” akunya.
Sementara itu, Pj Bupati Lombok Timur, HM. Juaini Taofik mengatakan agar semua perangkat desa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat agar masyarakat bisa memberikan penghargaan terbaik untuk para perangkat desa.
Dia berharap, PPDI bisa menjadi organisasi pembelajaran yang memberikan semua anggotanya ruang untuk meningkatkan kompetensinya dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat desa.
“Karena organisasi pemerintah desa adalah tumpuan, sebagaimana astacita pak presiden yang mengatakan pembangunan dari desa untuk kemajuan ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” lanjutnya.
Akan banyak program-program yang nantinya akan langsung diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah desa, “entah itu ketahanan pangan, atau mungkin program Makan Bergizi gratis,” katanya.
“Kedepan desa diharapkan menjadi subjek dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis itu, kuncinya adalah desa meningkatkan kompetensi anggota mereka untuk menjalankan program itu,” ujarnya.li














