Ruang Kelas SMAN 1 Wanasaba Ambruk Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

banner 120x600

Selong, DS- Atap Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Wanasaba Lombok Timur ambruk diterjang hujan lebat dan angin kencang. Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 5 Desember 2024 itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Pasalnya, semua siswa dan guru sudah pulang setelah mengikuti ujian semester. Sedangkan, proses belajar mengajar dialihkan sementara ke ruang laboratorium komputer.

Kepala SMAN 1 Wanasaba, Juma’ah, mengatakan ruang kelas tersebut diketahui ambruk pada Kamis sore sekitar pukul 18:30 Wita oleh penjaga sekolah. Karena ambruknya sore maka tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

“Karena ambruknya malam (sore -red), jadi tidak ada korban, itu yang kita syukuri” kata dia saat ditemui di sekolah. Senin (09/12/2024).

Ruang kelas yang ambruk tersebut, lanjutnya, merupakan bangunan lama yang dibangun pada saat pertama kali berdirinya SMAN 1 Wanasaba  tahun 2006 lalu. Sehingga ketika terjadi hujan lebat beserta angin yang sangat deras sejak pagi hingga malam, di hari Kamis itu, mengakibatkannya ambruk seketika.

Apalagi, sambungnya, atap bangunan yang ambruk itu dibuat dari genteng semen model kodok yang bobotnya cukup berat. Sementara kayu-kayunya sudah lapuk sehingga tidak kuat menahan beban.

“Ya ini memang bangunan lama, dibangun pada tahun 2006 lalu, jadi sudah hampir 20 tahun,” imbuhnya.

Sebenarnya, lanjut Jumaah, bangunan itu bersama beberapa bangunan lainnya sudah diusulkan untuk direnovasi. Ia berharap proses renovasi segera dilakukan karena tidak menutup kemungkinan hal serupa akan terjadi pada bangunan lainnya yang sudah lama.

“Alhamdulillah sudah kami laporkan ke Dinas, dan kami diminta untuk melakukan pendataan,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa ada 10 bangunan yang sudah cukup lama di SMAN 1 Wanasaba yang perlu segera direnovasi. Karena itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di musim hujan ini, Ia berencana merelokasi ruang belajar siswa ke mushola.

“Rencananya awal tahun 2025 ini kami pindahkan siswa belajar ke Musholla,” pungkasnya. Li