1.
malam senin memutar pengeras suara
takbiran di masjid,musallah,di rumah tradisi
menyongsong dini hari senin 1 Syawal
hari suci yang fitri.
2.
Senin di pagi cuaca cerah
ringankan mata kaki
dipandu mata hati
menuju masjid,tanah lapang berhias kaligrafi santun anggun
tempat shalat eid yang mubarak
lewat riak teriak pengeras suara yang super modern amanah bupati / walikota setempat
asyik telinga hati hayati
inti sari chatib baca hotbah yang dipetik dari Firman dan Sunnah Rasul,Nabi penghabisan.
lalu menyusul imam pimpin shalat eid
yang diaminkan para makmum yang menggemuruh
hingga para iblis,setan berlarian ke habitatnya yang gelap senyap.
3.
para insan yang ber hati lapang,pulang ke rumah masing-masing
sujud dan sungkem ke ayah-bunda
penyebab kelahiran dan kehadiran
di dunia fana yang sarat makrifat dan setan kaparat ini.
yang ortunya,saudara,ahli famili selingkar telah berpulang
mereka pun ziarah ke pemakaman dan pekuburan.
4.
hari lebaran
matahari bertengger di pucuk nisan pekuburan
para insan penuh sesak ziarahi pekuburan
dengan niat yang prima
mempertebal iman bahwa para penziarah pun akan pergi ikhlas menyusul menghadapNya
hari lebaran melebar silaturrahim yang fajar menyinsing
terang-benderang rahmatan lilalamiin.
Sumbawa yang samawati berkaki langit NTB yang religius.
4 April 2025
