Soal Calon Ketua BAZNAS Lotim, Ini Kata Bupati Warisin

banner 120x600

Selong, DS- Setelah lulus seleksi, lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Timur kini memperebutkan kursi ketua. Sayangnya, hingga saat ini belum ada kata sepakat diantara mereka siapa orang yang harus menjadi nomor satu.

Bupati Haerul Warisin menegaskan pemilihan ketua harus dilakukan dengan cara demokratis sehingga hasilnya lebih obyektif. Caranya, kelima calon terpilih itu melakukan musyawarah untuk mempercayakan salah satu diantara mereka sebagai ketua.

“Saya diminta untuk menunjuk salah satu dari kelimanya menjadi ketua. Saya tidak akan bersedia karena itu bukan cara-cara demokratis dilingkup internal mereka (Baznas, Red),” tegas Haerul Warisin kepada wartawan, Selasa (8/7).

Bupati Harus Warisin yang karib disapa Haji Iron itu kembali menegaskan, kelima pimpinan Baznas Lotim itu harus mampu menjalankan demokrasi mereka sendiri untuk memilih ketuanya.

Ia mengakui kelima pimpinan Baznas Lotim memintanya untuk memilih satu dari kelima pimpinan menjadi ketua. Tapi ia mengatakan tak bersedia, karena hal demikian itu bisa dianggap kemauan pribadi seorang bupati.

“Jangan saya yang menunjuk, nanti dikira subyektif karena hal ini tidak baik bagi keberlangsungan internal Baznas itu sendiri,” ujarnya.

Karna itu, ia menyarankan kelima pimpinan yang telah terpilih dan di-SK-kan itu diharapkan menjalani proses demokrasi untuk memilih sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas sebaga ketua Baznas Lombok Timur.li