Mataram, DS-Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram menghadirkan praktisi dari Belanda, Koenraad van Haselt. Selain memberikan kuliah umum Koenraad juga menjadi narasumber TOT bertajuk “Peningkatan Kapasitas SDM melalui Inovasi Marketing Kampus, Public Relation dan Hospitaity”.
Alumni linguistik dan komunikasi massa di Universitas Utrecht (Belanda), itu akanemberikan pencerahan di hadapan dosen, karyawan dan mahasiswa kampus setempat 16-21 Mei 2025.
Ketua STP Mataram, Dr.Halus Mandala, Jumat (16/5), mengemukakan kedatangan pemikir strategis dengan perhatian tajam terhadap detail dan implementasi praktis tersebut tidak lepas dari kerjasama yang sudah dijalin sebelumnya dengan PUM, sebuah lembaga dari Belanda. Koenraad merupakan praktisi ketiga yang memberikan materi di STP Mataram.
Menurut Halus, tujuan kegiatan diantaranya untuk membekali dosen dan tenaga kependidikan dengan pemahaman yang mendalam mengenai strategi pemasaran kampus yang inovatif dan berdaya saing tinggi.
“Ini mencakup penguasaan konsep-konsep pemasaran modern, pemanfaatan teknologi digital serta kemampuan menganalisis tren pasar pendidikan terkini untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam menarik calon mahasiswa dan memperkuat posisi institusi,” katanya.
Khusus mahasiswa baru di kampus STP Mataram, kata Halus, mayoritas yang mendaftar disebabkan peran alumni yang merasakan kuliah di sana, disusul karena teman dan peran medsos.
Tentang Koenraad
Koenraad meniti karier profesional internasional di bidang komunikasi korporat dan manajemen merek di berbagai sektor bisnis, seperti energi, telekomunikasi, TIK, FMCG, dan kimia.
Selama kariernya, ia tinggal di Inggris 4 tahun dan Jerman selama 3 tahun. Koenraad menjabat di Dewan berbagai asosiasi profesional dan organisasi nirlaba (misalnya World Press Photo dan Canon Foundation).
Dorongannya adalah untuk mendukung organisasi dengan berfokus pada perspektif pemangku kepentingan (‘luar ke dalam’) dan penyelarasan internal (‘dalam ke luar’) sebagai pendorong untuk penentuan posisi dan penciptaan nilai jangka panjang.
Ia suka menantang organisasi untuk menjawab pertanyaan mendasar tentang ‘mengapa, apa, dan bagaimana’ mereka terhubung dengan pemangku kepentingan yang relevan.
Koenraad telah menjadi pakar Pemasaran & Penjualan untuk PUM sejak 2013 dan telah menyelesaikan tugas di Palestina, Kepulauan Tanjung Verde, Afrika Selatan, Peru, Sri Lanka, dan Vietnam.
Sejak 2023, Koenraad telah menjadi manajer sektor untuk konsultan Pemasaran & Penjualan, yang mengelola 75 konsultan. Perannya adalah mencocokkan pakar yang tepat dengan klien PUM untuk membantu mereka tumbuh, tidak hanya untuk keuntungan sendiri, tetapi juga untuk masyarakat setempat.
Kehadiran Koenraad dengan ilmunya diharapkan Halus dapat diserap para peserta TOT dan diimplementasikan. Halus meyakini hal itu bisa dilakukan mengingat banyak keunggulan kampus yang bisa “dijual” seperti fisik bangunan dan SDM dengan kualifikasi S3 yang lebih dari cukup. ian














