Tutup OKK dan UKW PWI 2026 Pesan Sekda NTB Ini Sangat Mengena

banner 120x600

Mataram, DS-Sekda Provinsi NTB, Abul Chair, mengapresiasi langkah PWI NTB menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan maraknya penggunaan AI.

Kegiatan itu sendiri berlangsung di Lantai 6 Balroom Bank NTB Syariah, Kamis (10/9) hingga Sabtu (11/9). Hadir Koordinator Tim Penguji, Djoko Tetuko, Pengurus PWI Pusat Marah Sakti Siregar serta sejumlah penguji jenjang muda, madya dan utama.

Memberikan sambutan pada momen penutupan itu, Sekda memberi apresiasi dengan mengungkap tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks disebabkan kemudahan masyarakat umum menyebarluaskan informasi.

Kata dia, keberadaan wartawan yang kompeten tidak hanya cepat mendapat berita tapi juga mendapatkan fakta, tepat memahami konteks, dan bijak menyampaikan kepada publik.

Ia mengibaratkan wartawan sebagai pengemudi di jalan raya informasi. Sehingga, kecepatan harus berimbang dengan kendali agar tidak tergelincir fenomena asal viral.

“Kalau hanya punya gas tapi tidak punya rem, tentu masalah juga. Maka etika jurnalistik itulah remnya,” cetus Abul Chair

Melalui OKK dan UKW ini, Pemprov NTB berharap terbangun kultur profesionalisme, peningkatan kompetensi, serta integritas wartawan yang kritis, konstruktif, independen, dan bertanggung jawab.
Koordinatir Tim Penguji UKW PWI NTB, Djoko Tetuko memberikan respon positif atas semangat jajaran pengurus dan anggota di NTB. Alasannya, partisipasi peserta. UKW mandiri di NTB terbesar sepanjang sejarah UKW PWI yakni mencapai 54 orang.

Pelaksanaan OKK dan UKW mandiri ini menjadi momentum perdana bagi PWI NTB setelah melalui berbagai dinamika organisasi selama lebih dari satu tahun terakhir.

Sekretaris PWI NTB, Fachrul Mustofa mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh proses dapat berjalan lancar berkat kekompakan pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.hm