Warning! ASN Dikbud Terlibat Politik Praktis Diancam Dipecat

Selong, DS- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur memberikan peringatan keras ke para tenaga aparatur sipil negara (ASN) yang mengabdi di berbagai satuan yang ada di dinas tersebut untuk tidak terlibat politik praktis jelang pelaksanaan Pilkada Nopember 2024 mendatang.

Para ASN lingkup Dikbud diminta untuk netral dan tidak menonjolkan diri mendukung salah calon kepala daerah entah itu calon bupati / wakil bupati maupun calon gubenur dan calon wakil gubenur.

Ketika ada ASN lingkup Dikbud yang terbukti tidak netral dalam Pilkada Lotim, pihak dinas akan memberikan sanksi tegas terhadap ASN tersebut. Sanksi yang paling berat adalah ancaman pemecatan. Entah itu dari jabatan maupun dari statusnya sebagai abdi negara.

” Berbagai kesempatan kita telah minta jenjang pendidikan baik itu ASN guru, kepala sekolah, UPTD, pengawas termasuk pejabat di dinas harus netral di Pilkada . Kalau ada terbukti melakukan cawe- cawe kita akan ausulkan untuk berhentikan ” tegas Kadis Dikbud Lotim, Izzuddin.

Apa yang menjadi arahannya ini, terang dia, maka ia selalu pimpinan di dinas menjadi yang pertama untuk memberikan contoh ke para ASN.

Dalam aturan, terang Izzuddin, seorang ASN sama sekali tidak diperbolehkan untuk terlibat  politik praktis entah itu mendukung maupun menjadi timses.

” Kalau ditemukan ada ASN yang tidak netral silahkan lapor . Kita akan langsung memprosesnya ” jelas Izzuddin.

Karenanya Izzuddin meminta para ASN di lingkup Dikbud untuk fokus bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing- masing . Terutama bagaimana fokus meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Timur.

” Apa yang menjadi arahan kita supaya diperhatikan oleh para ASN kita ” tandasnya.li

Exit mobile version