FIK UI dan PPNI Lombok Timur Gelar Pemeriksaan Hemoglobin Remaja Putri

Selong, DS-Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia menggelar bhakti sosial pemeriksaan hemoglobin bagi remaja putri di sejumlah sekolah di Lombok Timur, Sabtu (21/09/2024).

Kegiatan ini berlangsung atas dukungan dan kerjasama dari Direktorat Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM UI), BSI Maslahat, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, serta DPP PPNI Lombok Timur.

Bhakti sosial yang menyasar empat sekolah di Lombok Timur itu bertujuan mengetahui kadar hemoglobin remaja putri sebagai langkah awal terjadinya kejadian anemia.

Diketahui bahwa anemia merupakan sebuah kondisi kekurangan darah merah sehat yang jika terjadi pada remaja perempuan maka salah satu dampaknya adalah tidak sehatnya perempuan tersebut saat hamil dan berpotensi memiliki anak stunting.

Pemutusan rantai stunting itu perlu dilakukan sedini mungkin dari si calon ibu yaitu remaja putri itu sendiri. Pemilihan lokasi Lombok Timur ini dilakukan berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat 2023 yang menyatakan bahwa Lombok Timur merupakan salah satu dari dua kabupaten dengan angka tertinggi stuntingnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Adapun lokasi kecamatan yang dipilih adalah Kecamatan Jerowaru khususnya wilayah kerja Puskesmas Jerowaru pertimbangan kecamatan ini sebagai kecamatan kedua tertinggi angka stuntingnya di Lombok Timur.

Selain pemeriksaan hemoglobin, kegiatan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Wustho Desa Jerowaru, Pondok Pesantren Yatama Wal Masakin Desa Jerowaru, MA Nawarul Uyun Serumbung, dan SMK 2 Yaqin Darul Qur’an Desa Pemongkong juga mengadakan edukasi terkait dengan peran remaja terkait dalam pencegahan stunting.

Pemberian edukasi dilakukan oleh para Duta Genre (Generasi Remaja) Lombok Timur yang berada di bawah naungan DP3AKB Lombok Timur.

Duta Genre yang beraksi sejumlah 8 orang dimana pada tahun sebelumnya merupakan para remaja yang sudah dilatih oleh tim pengabdi FIK UI untuk terus menyuarakan remaja anti stunting. Melalui slogan dan aplikasi yang disusun tim pengabdi, para Duta Genre ini mempromosikan Remaja Laskar Cegah Stunting (Rela Ceting).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Dr. Pathurrahhman, mengatakan bahwa remaja memiliki peranan penting dalam menanggulangi stunting dengan memperhatikan kesehatan dan nutrisinya seperti membiasakan sarapan pagi dan mengonsumsi makanan-makanan bergizi.

“Tolong ilmunya diserap dengan makna bahwa adanya kedatangan tim pengabdi dari Universitas Indonesia membawa berbagai ilmu-ilmu terbaru kaitannya dengan stunting dan remaja yang sebaiknya didengarkan serta diaplikasikan sehari-hari, ” ucapnyam

Didampingi oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jerowaru, Tim pengabdi FIK UI yang diketuai oleh Dr. Fajar Tri Waluyanti, mengatakan bahwa melalui aplikasi prototype Rela Ceting remaja diharapkan dapat meningkatkan dan menjaga status gizi, mencegah kejadian anemia, mampu berfikir tentang masa depan lebih panjang, meningkatkan kesehatan mental, dan mencegah terjadinya pernikahan anak.

Sementara itu perwakilan dari DPD PPNI Lombok Timur, Fakhrul Matsani, menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim dari FIK UI karena sudah ikut membantu dan konsen terhadap permasalahan stunting di Lombok Timur.

”Bagaimanapun masalah stunting bukan hanya menjadi PR pemerintah daerah atau stake holder di Lombok Timur, akan tetapi sangat diharapkan peran serta para akademisi, karena harapannya dengan peran serta para akademisi, penyelesain masalah stunting di lombok timur bisa diselesaikan berdasarkan evidence based, ” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Mas Fakhrul ini berharap Tim dari FIK UI dapat terus menjalankan kegiatan Pengabdian Masyarakatnya di Lombok Timur untuk tahun-tahun berikutnya. Li

Exit mobile version