Selong, DS- Harga cabai di sejumlah pasar di Lombok Timur meroket tembus sampai 100 ribu rupiah per kilogram.
Lonjakan harga cabai dan sejumlah bahan pokok itu disebabkan terganggunya pasokan akibat cuaca ekstrim yang melanda wilayah Lombok Timur.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, H Achsan Nasirul Hadi, mengakui lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok beberapa bahan yang rentan terhadap air seperti cabai dan tomat mengalami kenaikan harga.
“Memang hargai cabai sekarang ini meloncat tinggi di pasaran,” kata Kadi Ketahanan Pangan, H Achsan Nasirul Hadi, Kamis (16/01/2025).
Pemda Lotim, kata dia, telah berupaya menanggulangi indeks perkembangan harga. Salah satu langkah yang ditempuh ialah melakukan operasi pasar dengan champion cabai.
Pasar murah itu dilakukan setiap hari, dengan cara berkeliling disetiap kecamatan. Seperti yang telah dilakukan di Tetebatu, Lendang Nangka, selanjutnya akan diakakan di Selong.
Dia mengakui, stok cabai akan menjadi perhatian bersama. Informasi dari Dinas Pertanian Lombok Timur, paparnya, penanaman cabai dari bulan Oktober hingga Desember insya Allah akan pananen di Januari sampai Maret.
“Maret juga ada yang panen meskipun terbatas,” paparnya.
Keterbatasan itu disebutnya lantaran adanya peralihan musim tanam dari cabai ke tanaman padi. Di lain sisi, adanya pengaruh cuaca yang ekstrim, bukan hanya di Lotim namun di seluruh dunia.
Dikatakannya, kendati pasar murah yang digelar dengan stok cabai yang terbatas, namun disebutnya termasuk bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga di Lotim.
“Operasi pasar ini sudah kita lakukan kurang lebih dua minggu saat ada gejolak harga,” ucapnya.
Perkantong cabai yang dijual yakni dengan harga Rp 15 ribu per plastik berisi seperempat kilo. Dengan begitu disebutnya cukup membantu untuk konsumsi rumah tangga.
Operasi pasar akan digelar sampai dengan harga normal kembali. Di pasar harga cabai cukup variatif mulai dari Rp 80 ribu , Rp 90 ribu, bahkan Rp 100 ribu per kilo gram, dan yang paling murah Rp 60 ribu tergantung kualitas cabai tersebut.
“Hingga saat ini tidak ada cabai dari luar semua cabai lokal,” pungkasnya.














