Selong,DS- Buntut insiden kecelakaan beruntun yang menimpa para pendaki, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani akhirnya memutuskan menutup jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak. Penutupan berlaku sejak 16 Juli 2025 sampai waktu yang belum ditentukan.
BTNGR juga menutup pemesanan tiket melalui aplikasi e_rinjani. Namun bagi pendaki yang telah memiliki tiket tetap dapat melakukan pendakian sesuai tanggal yang tertera pada tiket.
Penutupan sementara dilakukan untuk peningkatan layanan wisata alam dan pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan.
“Yang sudah booking, yang beli tiket masih bisa melakukan kegiatan pendakian. Yang belum ini kan, kita masih close, ” terang Kepala BTNGR, Yarman, yang ditemui usai meninjau pelatihan rescue di Sembalun, Sabtu (19/07/2025).
Dia mengimbau agar sebelum melakukan pendakian, para pendaki menyiapkan diri dengan baik secara fisik maupun mental. Pendaki harus mengenal medan dan membawa peralatan yang dibutuhkan saat mendaki.
“Terutama juga para pendaki membaca SOP yang sudah kami buat sehingga bisa mengurangi efek atau apa yang terjadi saat pendakian, ” ucap Yarman.
Sementara itu, di tengah penutupan jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak, gencar dilakukan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas para relawan dan petugas SAR dalam melakukan penyelamatan jika terjadi kecelekaan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.li
