JMSI NTB – INTI NTB Bantu Yayasan Ponpes Azzainiyah Al-Majidiyah Kotaraja

LOMBOK TIMUR – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB bekerjasama dengan Perhimpunan Indonesia – Tionghoa (INTI) NTB mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) dibawah naungan Yayasan Azzainiyah Al-Majidiyah NW Kotaraja, Lombok Timur.

Selain bersilaturahmi, JMSI NTB – INTI NTB memberikan paket bantuan berupa 75 pasang alas kaki yang diserahkan langsung kepada Ketua Yayasan Azzainiyah Al-Majidiyah, Drs. H. Syaifullah Kamis (4/6).

Ketua JMSI NTB, H. Boy Mashudi didampingi Sekjen JMSI NTB, Syukri Aruman bersama Ketua INTI NTB, S. Widjanarko dan H. Rudi Hidayat selaku Sekretaris INTI NTB menyerahkan paket bantuan secara simbolis kepada yayasan dan sejumlah santri.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris INTI NTB, H. Rudi Hidayat menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pengurus yayasan Azzainiyah Al-Majidiyah saat menerima rombongan. Meski bantuan yang diserahkan hanya berupa alas kaki, terpenting jalinan persaudaraan dan silaturahmi tetap berjalan.

“Kedatangan kami (JMSI NTB – INTI NTB, Red) ke ponpes ini tidak ada muatan politiknya, tapi semata-mata untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan meski tak seberapa nilainya,” ujar H. Rudi Hidayat didampingi sejumlah pengurus yayasan setempat.

Dia menegaskan, kedatangan JMSI NTB dan INTI NTB sekaligus memperkenalkan pengurus JMSI se NTB dan INTI NTB yang dianggapnya konsen terhadap dunia pendidikan.

Kolaborasi ini kata dia, menambah kesan JMSI NTB dan INTI NTB tidak hanya terfokus pada entitas organisasi semata, melainkan peduli terhadap sektor pendidikan dan misi kemanusiaan. Untuk itu, perlu terjalin sinergisitas yang lebih baik sehingga NTB khususnya Lombok Timur menjadi daerah maju.

Sementara itu, Ketua Yayasan Azzainiyah Al-Majidiyah Kotaraja – Lombok Timur, Drs. H. Syaifullah mengaku senang dengan kehadiran rombongan JMSI NTB dan INTI NTB.

Menurutnya, silaturahmi yang terjalin selama ini dapat dipertahankan dengan lebih mengedepankan kepentingan semua pihak, salah satunya konsen terhadap lembaga pendidikan terutama pondok pesantren.

“Kami senang dan bahagia atas kedatangan JMSI NTB dan INTI NTB. Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuannya,” ujar Syaifullah.

Didampingi pengurus dan staf pengajar Yayasan Azzainiyah Al-Majidiyah Kotaraja lainnya, Syaifullah pun berharap ke depannya, pihaknya akan terus menjalin komunikasi.

Usai menerima bantuan, Ketua Perhimpunan INTI NTB, S. Widjanarko menyemangati para santri dan staf pengajar menyumbangkan lagu qasidah “Jilbab Putih’ yang selama ini didendangkan.hm

Exit mobile version