Lombok Utara, DS – Memastikan kelengkapan personil yang akan melakukan pengamanan di TPS, Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K. M.Si. memimpin Apel pergeseran pasukan dalam rangka pengaman pemungutan dan penghitungan suara dalam Operasi Mantap Praja Rinjani 2024 di Lapangan Apel Polres setempat Selasa (26/11/2024).
Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K. M.Si. dalam amanatnya menyampaikan tujuan dilaksanakan
apel ini merupakan bentuk kesiapan Polres dalam mengamankan pelaksanaan tahap pemungutan suara sehingga pilkada serentak 2024 di Provinsi NTB terselenggara dengan aman dan lancar.
Jumlah daftar pemilih tetap untuk Wilayah Kabupaten Lombok Utara sebanyak 185.461 orang, jumlah TPS se Kabupaten Lombok Utara sebanyak 510 TPS dengan rincian yakni di Kecamatan Pemenang ada 74 TPS, Kecamatan Tanjung 116 TPS, Kecamatan Gangga 100 TPS, Kecamatan Kayangan 104 TPS dan Kecamatan Bayan 116 TPS dngan klasifikasi tingkat kerawanan yang berbeda-beda,
“TPS kurang rawan sebanyak 434 TPS, rawan sebanyak 56 TPS dan TPS sangat rawan sebanyak 11 TPS dengan kategori rawan di karenakan letak geografisnya atasTPS tersebut,” ulasnya.
Dan, dari 510 akan diamankan oleh anggota Polri sebanyak 420 orang.
Polres Lombok Utara sendiri akan menurunkan personil sebanyak .480 orang, masing- masing anggota Polres Lombok Utara sebanyak 380 personil, anggota dari Polda NTB sebanyak 40 orang, anggota dari Brimob 2 peleton sebanyak 60 orang.
Kapolres juga menekankan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama sehingga diharapkan para personil yang bertugas pengamanan selalu waspada terhadap potensi gangguan yang bisa terjadi setiap saat.
“Setiap anggota yang diperbantukan di wilayah harus memahami sepenuhnya tugas dan tanggung jawab. Kalian adalah ujung tombak dalam menjaga ketertiban, keamanan dan kelancaran jalannya proses demokrasi ini. Selama bertugas, lakukan koordinasi yang baik dengan unsur-unsur terkait, seperti TNI, KPU, Bawaslu dan instansi terkait lainnya termasuk KPPS bagi personel yang melakukan pengamanan di TPS, ” paparnya
Kapolres Didik menyampaikan beberapa kewajiban personel polri nantinya dalam pengamanan TPS, diantaranya personel telah memahami segala ketentuan hukum dan aturan penyelenggaran pemungutan dan perhitungan suara dalam pengamanan TPS
“Lakukan koordinasi kepada pihak RT/RW petugas KPPS dan petugas lainnya dalam hal persiapan dan pelaksanaan pengamanan kegiatan pemungutan dan penghitungan suara di wilayah penempatan TPS masing-masing, ” katanya.
Selain itu lakukan langkah-langkah pengamanan pada saat persiapan pemungutan suara bersama petugas ketertiban dan pengawas TPS
Selain kewajiban yang harus di laksanakan ada beberapa larangan bagi personel Polri yqg harus di sampaikan dalam pengamanan TPS, diantaranya dilarang melakukan hal-hal yang melanggar kode etik profesi Kepolisian dalam pelaksanaan pengamanan TPS sesuai lokasi penugasannya, dilarang mengambil gambar didalam TPS pada saat pelaksanaan pemungutan suara, perhitungan suara dan rekapitulasi suara, dilarang memasuki area dalaTPS.
Pun dilarang melakukan penanganan pelanggaran pilkada serentak sebelum diminta oleh KPPS, dilarang melakukan foto bersama dengan peserta pilkada serentak, dlarang membantu saksi-saksi dalam area TPS yang tidak sesuai dengan ketentuan, dilarang menggunakan atribut paslon gubernur/wakil gubernur, paslon bupati dan wakil bupati serta paslon walikota dan wakil walikota.
Disamping itu dilarang membantu mempublikasikan/ mendeklarasikan paslon gubernur/wakil gubernur, paslon bupati dan wakil bupati serta paslon walikota dan wakil walikota, dilarang melakukan intimidasi kepada pemilih pada saat pelaksanaan pemungutan suara di lokasi TPS tempat bertugas, dilarang memberikan informasi hasil perhitungan suara kepada siapapun setelah pelaksanaan pengamanan di lokasi TPS tempat bertugas.
Kapolres berharap kepada personel yang tersprin di TPS untuk melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung serta melakukan tugas secara humanis, profesional dan prosodural sehingga pilkada di Kabupaten Lombok Utara dapat berjalan dengan aman dan damai. Hm
