Ratusan Anak-anak, Remaja dan Lansia Ramaikan Gawe Desa di Bangket Parak

Gawe Desa di Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Loteng, DS-Gawe Desa Layanan Terintegrasi Perlindungan Anak dan Pencegahan Perkawinan Anak program BERANI II berlangsung di Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (26/8). Ratusan anak-anak, remaja dan Lansia meramaikan gelaran mengatasi kerentanan itu.

Hadir Wakil.Bupati Lombok Tengah, Dr. Nursiah, Ketua LPA NTB, H. Sahan SH, Kepala Pengadilan Agama Praya, Camat Pujut, Kapolsek Pujut OPD Layanan, dan warga masyarakat Bangket Parak.

Kades Bangket Parak, Genah Genuh, SH, dalam kesempatan itu terharu dengan kehadiran segenap OPD di desa yang memberikan pelayanan kepada masyarakatnya.

Pada momen tersebut digelar sejumlah layanan seperti Adminduk, pemberian makanan tambahan untuk penderita stunting, layanan BPJS, bantuan alat bagi disabilitas, santunan untuk anak yatim dan lansia dari Baznas dan Bank NTB Syariah.

Ketua LPA NTB, H. Saham, SH, mengatakan NTB mengalami darurat perkawinan anak dengan prosentase perkawinan anak jauh di atas angka nasional.

Sehingga, kata dia, dilakukan Gawe Desa untuk membantu memfasilitasi perlindungan anak dan pencegahan perkawinan anak. Ia berharap diterbitkan berbagai regulasi desa untuk melakukan pencegahan perkawinan anak.

Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Nursiah, mengatakan Gawe Desa bukan sekadar begawe dimana masyarakat berkumpul menjalankan sesuatu, melainkan memenuhi berbagai kebutuhan penting, termasuk BPJS. “Yang terpenting adalah perlindungan anak dan pencegahan perkawinan anak, ” katanya.

Ia mengatakan bahwa anak harus dijaga, terlebih ketika akan menikah. Misalnya dari segi usianya agar memenuhi syarat minimal 19 tahun.

“Kalau SMP merariq susah kyai dan kepala dusun. Tidak akan dapat akta nikah. Menikah harus memenuhi aturan aturan pemerintah,” paparnya.

Ia meminta anak anak dirawat dengan baik agar pertumbuhannya menjadi baik. Perlindungan anak sedini mungkin dengan tingkat sampai kuliah. Wakil Bupati pun minta segenap pihak melanjutkan Gawe Desa yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara langsung. Ian

Exit mobile version