Sidang Isbat

Puisi Dienullah Rayes

 

1 Maret 2025 M.
1 Ramadan 1446 H.
Puasa,kenduri religi pentas Cahaya Mu
kita mengajak lapar dahaga panca indera
Biar jiwa-raga istirah makan minum
menuju buah imtak manis ranum.

Di dalam dan di luar taman
Rumpun bebungaan menguncup
Belum waktu jemari masa buka kelopak bunga.
Suatu ketika mekar senyum dan tawa

Pun pepohonan yang ranting dedaunan merindang
Kini musim daun-daun herguguran
Diharap suatu saat ‘kan bertunas kembali.

Aku tak pernah maklum
Kalau rumpun bunga dan pepohonan berdaun rindang proses jati dirinya.

Ku yakin rumpun bunga dan pepohonan daun merindang
Mereka alami lapar,haus
Adalah puasa flaura yang akar merindu MU.

Sang pengembara waktu saksi hidup
Tak pernah redup
Dipandu napas Mu arah waktu melaju.

Doa-doa bertahan kuat
Yang menadah tangan ke langit
Sepanjang temali Ramadan
Sungguh ‘kan kabulkan senarai doa tulus
Beralas pasrah ihlas.
Dia Rabb yang Maha Akrab

Sumbawa,di bawah matahari NTB
1 Maret 2025.

Exit mobile version