TMMD Lombok Timur Bangun Saluran Irigasi Sepanjang 1,6 km, Petani : Terima Kasih TNI

Selong, DS- Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 121 Kodim 1615 Lombok Timur membangun saluran irigasi sepanjang 1.662,5 meter di dua desa sasaran TMMD yaitu Desa Loyok Kecamatan Sikur dan Desa Kesik Kecamatan Masbagik.

Di Desa Loyok, TNI dan warga bergotong – royong menuntaskan pekerjaan pembangunan irigasi sepanjang 612,5 meter, lebar 40 cm dan kedalaman 90 cm. Saluran irigasi itu mengairi puluhan hektar lahan pertanian.

Suasana serupa terlihat di Desa Kesik. Warga antusias bergotong royong bersama TNI menyelesaikan pembangunan irigasi tersier sepanjang 1.050 meter ditambah 100 meter di Dusun Tengak Bat dan Timuk yang mengairi ratusan hektar lahan pertanian di wilayah ini.

Dengan membawa berbagai peralatan berupa cangkul, linggis, peralatan pertukangan yang disediakan, warga dan TNI berjibaku mengerjakan pembangunan irigasi yang ditargetkan rampung sebelum penutupan TMMD, tanggal 22 Agustus 2024.

Salah seorang petani, Mas’ud, mengaku bangga dengan kehadiran personil TNI yang membantu pembangunan irigasi pertanian di desanya. Saluran irigasi ini, ujarnya, sangat dibutuhkan untuk mendukung peningkatan produksi pertanian.

“Kami bangga dengan kehadiran teman teman TNI bisa bantu kami dan masyarakat juga ikut gotong royong, ” ucapnya, Sabtu (03/08/2024)

“Awalnya ya, air sering tersendat karena irigasi kurang baik. Karena itu kita minta lokasi TMMD di sini juga supaya lancar pengairan, ” sambung petani sekaligus pekasih Subak Bangka II itu.

Dia mengatakan kehadiran TNI di desanya melalui program TMMD sangat membantu dan dirasakan manfaatnya.

“Alhamdulillah, kehadiran mereka ini sangat bermanfaat bagi kami dan para petani. Intinya, terima kasih TNI, ” tandas Mas’ud.

Hal senada disampaikan Pjs Kepala Desa Loyok, Samuel Khair. Dia mengakui kehadiran TNI melalui program TMMD sangat dirasakan manfaatnya dan membantu dalam melakukan percepatan pembangunan di desanya.

“Misalnya pembangunan irigasi, ini kan sangat bermanfaat untuk mendukung ketahanan pangan kita, ”  ujarnya.

Manfaat lainnya, kata Samuel, para pekasih bisa menyalurkan atau membagi air ke sawah petani dengan lancar dan adil karena saluran airnya sudah bagus.

Dia menambahkan, tak hanya saluran irigasi, desanya juga mendapat berbagai program fisik lainnya berupa pembukaan jalan baru sepanjang 700 meter, RTLH dan perbaikan TPQ.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu sekali dengan TMMD ini dan masyarakat kami membaur dengan TNI, ” imbuhnya.

Lebih jauh Samuel mengatakan jika dihitung dari sisi anggaran, berbagai program fisik yang dibangun TNI melalui TMMD di desanya tidak mungkin bisa diakomodir dari dana desa karena satu tahun itu alokasi kegiatan fisik hanya dianggarkan Rp 600 sampai Rp 700 juta dari Tp 1,8 M dana desa.

“Kalau kami manfaatkan dana desa untuk pembangunan irigasi, pembukaan jalan, RTLH barangkali dana desa tidak akan mencukupi, mungkin habis untuk jangka satu tahun untuk pembukaan jalan dan irigasi ini, ” ungkapnya. “Tapi alhamdulillah, dengan TMMD ini kami bisa terbantu,” imbuh Samuel.

Sebelumya, Pj Bupati Lombok Timur, HM Juaini Taofik, mengatakan anggaran kegiatan TMMD yang dialokasikan dari APBD Lombok Timur sangat efesien. Sesuai Standar Satuan Harga Pemerintah, papar Taofik, dibutuhkan anggaran Rp 2,6 milyar untuk membangun irigasi, pembukaan jalan dan berbagai kegiatan fisik.

“Tapi dengan dana Rp 1,5 milyar Dansatgas berkeyakinan mampu memenuhi tiga T-nya yaitu tepat mutu, tepat sasaran dan tepat waktu, ” ungkapnya.

Dalam keterbatasan fiskal, tambahnya, TNI mampu melakukan efesiensi bahkan memperluas sasaran seperti membangun RTLH, sumur bor dan berbagai penyuluhan untuk menguatkan semangat kebangsaan hingga membantu dalam pencegahan stunting.

“Bagaimana memanfaatkan uang yang terbatas, tapi menghasilkan sesuatu yang optimal. Dan itulah karakter TMMD dari sisi penganggaran,’ ujarnya.li

Exit mobile version