Yayasan ADC Salurkan Beasiswa untuk 254 Pelajar Lombok Timur

Penyaluran buku rekening penerima beasiswa secara simbolik oleh Ketua Yayasan ADC, H.Mudahan Hazdi
banner 120x600

Selong, DS-Sebanyak 254 pelajar di Lombok Timur menerima beasiswa pendidikan dari Yayasan Ali Dachlan Center (ADC).

Pembagian nomor rekening beasiswa kepada siswa dengan latar belakang keluarga miskin dan yatim piatu berlangsung di Halaman Perpustakaan Ali BD di Suryawangi, Lombok Timur, Sabtu (26/4).

Hadir dalam kegiatan itu para orangtua penerima beasiswa, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat. Acara dilanjutkan dengan peresmian Perpustakaan Ali BD.

Acara pemberian beasiswa Yayasan ADC kepada pelajar di Lombok Timur, Sabtu (26/4/2025).

Tujuan penyaluran beasiswa untuk membantu kebutuhan perlengkapan sekolah anak berprestasi dengan prioritas latarbelakang orangtua tak mampu atau yatim piatu.

Ketua Yayasan ADC, H. Mudahan Hazdi, di sela-sela kegiatan mengatakan bahwa beasiswa ini merupakan bagian kecil dari program yayasan yang bersifat karitatif.

Menurutnya, terdapat beberapa program yang juga akan dijalankan seperti di bidang kesehatan, edukasi dan penguatan masyarakat sipil.

Beasiswa disalurkan untuk pelajar tingkat pendidikan dasar  masing-masing sebesar Rp 100 ribu per orang per bulan atau Rp 1,2 juta setahun. Total yang akan disalurkan selama 2025/2026 mencapai 304.800.000.

Para undangan yang hadir pada pemberian beasiswa dari Yayasan ADC

Penyalurannya sendiri, kata Mudahan, dilakukan dua atau tiga kali dalam setahun melalui BSK. Mereka yang menerima beasiswa sudah melalui verifikasi lapangan dari pihak ADC.

Perintis Yayasan ADC, Dr. H. Moch. Ali bin Dachlan, mengatakan apa yang dilakukan Yayasan ADC lebih pada upaya penyelamatan. Apa yang dilakukan saat ini, kata dia,  merupakan langkah awal dari program besar lain.

Program ke depan bukan semata bersifat kemanusiaan tetapi pada penguatan masyarakat sipil dan demokrasi.

“Dihadirkan ADC agar kita tidak pernah berhenti memikirkan masyarakat, ” katanya seraya menambahkan bahwa sasaran beasiswa sementara masih untuk Lombok Timur dikarenakan kabupaten ini masih terkebelakang dalam bidang ekonomi.

“Sumber dana secara mandiri. Namun ke depan bisa memperluas bekerjasama dengan berbagai lembaga, ” ujarnya.

Pada acara itu, disampaikan pula tausyiah oleh Ustad Khusairi yang membahas upaya saling mengenal antar manusia yang pada dasarnya sebagai bagian dari esensi kemanusiaan itu sendiri. Ian