Deklarasi Nol Nikah Dini di NTB, Seluruh Kades dan Sekolah di KLU akan Dikerahkan

Deklarasi nol nikah dini di ntb, kades dan sekolah di klu akan dikerahkan
Dr.Iswandi, Kepala Bappeda NTB

Mataram, DS-Ditengah komitmen kuat melalui berbagai regulasi pencegahan perkawinan anak, hasil kinerja justru menunjukkan terjadi peningkatan kasus setiap tahun. Karena itu, dalam launching nol perkawinan anak di NTB yang akan dihadiri pj gubernur akan dikerahkan seluruh desa dan sekolah di KLU.

Pada rakor rencana pelaksanaan launching nol perkawinan anak yang dihadiri kadis Dikbud NTB, ketua LPA NTB, PPA KLU, dan sejumlah NGO, Kepala. Bappeda NTB, DR. Iswandi, mengemukakan regulasi yang sudah ada perlu ditindaklanjuti.

Menurutnya, perlu melakukan review RAD dan pembentukan Satgas untuk menjalankan sisi implementasinya.

“Satgas belum pernah dibuat. Rencana aksi ada tapi tidak ditindaklanjuti,” katanya seraya menambahkan jika Satgas sudah terbentuk harus diikuti penguatan komitmen pencegahan perkawinan anak.

“Kita perkuat dari bawah melalui launchinh nol perkawinan anak. Ini untuk mengingatkan kembali karena NTB sudah darurat merariq kodek,” cetus Iswandi.
Ia menegaskan nikah dini harus ditekan serendah-rendahnya karena jadi penyebab stunting dan kemiskinan. Pencegahan dari hulu dilakukan melalui sistem dan kolaborasi.

Sekretaris LPA. NTB, Sukran Hasan, memaparkan launching NTB menuju nol perkawinan anak merupakan kolaborasi berbagai pihak. Kolaborasi yang melinatkan 8 NGO di KLU ini untuk menjawab NTB menuju nol perkawinan anak.

Dalam rakor secara virtual itu, Kepala Dikbud NtB, Aidil Furqan, mengatakan pihaknya berkontribusi melibatkan pula siswa di KLU. Pun sejumlah petinggi di sekolah yang juga akan dihadirkan pada momentum 13 Juni itu. Ian

 

Exit mobile version