Mahasiswa KKN STP Mataram Gelar Pelatihan KEMASKARSA, Dorong Pengembangan Produk Olahan Hasil Laut di Kelurahan Bintaro

MATARAM,DS– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram menggelar pelatihan Branding, Packaging, dan Pemasaran Produk Lokal bertajuk KEMASKARSA (Kenali, Kemas, dan Pasarkan) di Aula Kelurahan Bintaro, Kota Mataram, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan produk lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar.

Pelatihan yang dimulai pukul 14.30 WITA tersebut menghadirkan Ardillah Dahlia, S.TP., Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai narasumber. Sebanyak 34 ibu-ibu anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Bintaro mengikuti kegiatan tersebut dari target awal sebanyak 50 peserta.

Dalam sambutannya, Ketua KKN STP Mataram, Romaldus, menyampaikan bahwa pelatihan KEMASKARSA diselenggarakan karena potensi ekonomi lokal yang dimiliki Kelurahan Bintaro, khususnya hasil laut berupa ikan. Menurutnya, sebagian besar masyarakat setempat menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan sebagai nelayan sehingga terdapat peluang besar untuk mengembangkan usaha pengolahan hasil laut yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Romaldus menjelaskan bahwa potensi hasil tangkapan ikan tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi berbagai produk olahan yang memiliki nilai jual. Namun, pengembangan produk tersebut perlu didukung pemahaman mengenai identitas merek, desain kemasan, dan strategi pemasaran agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui program KEMASKARSA, mahasiswa KKN STP Mataram berupaya mendorong masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, untuk melihat potensi sumber daya laut sebagai peluang pengembangan usaha produktif yang dapat mendukung peningkatan pendapatan keluarga.

Pelatihan ini mengusung tiga konsep utama, yaitu Kenali, Kemas, dan Pasarkan. Tahap Kenali menekankan pentingnya memahami karakteristik, keunikan, serta keunggulan produk lokal sebagai dasar pembentukan identitas merek atau branding. Tahap Kemas berfokus pada pentingnya menciptakan kemasan yang menarik, informatif, dan sesuai dengan karakteristik produk.

Sementara itu, tahap Pasarkan mengarahkan peserta untuk memahami strategi promosi dan pemasaran, termasuk peluang pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan konsumen.

Ketiga konsep tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan daya saing produk masyarakat, khususnya produk berbahan baku hasil laut. Produk olahan ikan, misalnya, memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi berbagai jenis makanan olahan yang lebih praktis dan memiliki nilai tambah apabila didukung kualitas produk, pengemasan yang tepat, serta pemasaran yang efektif.

Kehadiran Ardillah Dahlia sebagai narasumber dari unsur penyuluh perindustrian dan perdagangan diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya pengembangan produk yang tidak hanya mengutamakan kualitas, tetapi juga memperhatikan tampilan, identitas, dan kebutuhan pasar.

Keterlibatan ibu-ibu PKK dalam pelatihan ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi keluarga. Sebagai kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam aktivitas rumah tangga dan sosial, ibu-ibu PKK diharapkan mampu menjadi penggerak dalam mengidentifikasi serta mengembangkan peluang usaha berbasis potensi lokal.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, penyelenggaraan KEMASKARSA merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN STP Mataram berupaya mengintegrasikan pengetahuan akademis dengan kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus membangun kolaborasi bersama pemerintah dan warga Kelurahan Bintaro.

Program ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis hasil laut di Kelurahan Bintaro. Dengan dukungan inovasi pengolahan, penguatan merek, kemasan yang memiliki daya tarik, serta strategi pemasaran yang tepat, potensi hasil laut masyarakat diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk unggulan yang mampu memberikan nilai ekonomi lebih tinggi.

Melalui semangat KEMASKARSA: Kenali, Kemas, dan Pasarkan, mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengoptimalkan sumber daya lokal. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir Kelurahan Bintaro.ian

Exit mobile version