Ratusan Warga Geruduk Kantor DPRD, Desak Tutup Tambang Perusak Lingkungan

Selong, DS- Ratusan warga Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, menggeruduk Kantor DPRD Lombok Timur, Senin (30/09/2024). Warga mendesak pemerintah menutup tambang galian C yang merusak lahan pertanian dan lingkungan di desanya.

Warga datang dengan membawa pamflet berisi penolakan keberadaan tambang di desanya dan sampel air yang dicemari limbah tambang.

Sempat terjadi saling dorong dan adu mulut saat massa aksi berupaya merangsek masuk ke Kantor DPRD Lombok Timur. Namun situasi kembali kondusif setelah massa diperbolehkan masuk dan diterima anggota DPRD di Halaman Kantor DPRD Lombok Timur.

Dalam orasinya, massa mendesak pemerintah daerah menutup tambang galian C yang beroperasi di desanya karna merusak lahan pertanian dan lingkungan pemukiman warga.

“Masyarakat Korleko tidak meminta beras, tidak meminta sembako, tidak meminta uang, tapi pulihkan air bersih kami, ” teriak perwakilan warga, Hj. Maryam.

Menurutnya, sudah 10 tahun limbah galian C mencemari lahan pertanian dan lingkungan pemukiman warga dan masalah ini tak kunjung mendapat penyelesaian.

“Masyarakat Korleko sudah 10 tahun tidak bisa menanam padi. Sawah, kebun, semua rusak sehingga masyarakat sudah geram”, ucap Maryam.

” Karna itu, kami minta tambang ditutup saja kalau mereka tidak memiliki tempat pengolahan limbah”, imbuhnya.

Setelah berorasi, massa aksi diterima anggota DPRD Lombok Timur dari Partai Nasdem, Mustayib. Di depan massa aksi, Mustayib berjanji akan menindaklanjuti aspirasi warga.

“Kami berjanji akan menyampaikan aspirasi bapak ibu ke pimpinan dan dalam waktu dengan memanggil OPD yang berwenang dan mengundang perwakilan warga untuk membahas masalah ini”,ujarnya.

Dari Kantor DPRD, massa aksi kemudian bergerak ke Kantor Bupati Lombok Timur untuk menyeruakan aspirasi mereka.

Aksi warga ini dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Lombok Timur.li

Exit mobile version