Lombok Utara, DS-SMS Blast dengan pesan pesan pencegahan perkawinan anak terkirim secara langsung ke 1000 pelanggan Telkomsel pada launching Gerakan bersama menuju NTB nol perkawinan anak di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (13/6).
Pemencetan tombol SMS Blast dilakukan diantaranya oleh Bupati KLU H. Djohan Sjamsu, Plh Asisten 1 Setda NTB Ir. H. Lalu Hamdi dan Kepala DP3AP2KB NTB Dra. Nunung Triningsih.
Setelah tombol ditekan, suara SMS yang menuhi arena acara dan tersalur ke pelanggan Kartu Telkomsel pun terdengar setidaknya kepada 1000 pelanggan.
Pesan yang disampaikan itu dibuat LPA NTB yang menjalankan Program Berani 2 dan Lakpesdam NU NTB dan Fatayat NU, masing masing dengan peesan berbeda namun dengan tujuan sama.
LPA menulis “Mari bergerak dan berdampak, kita wujudkan NTB nol perkawinan anak”. Sedangkan Lakpesdam dan Fatayat NU menulis ” Jangan meninggalkan anak keturunan yang lemah, wujudkan SDM NTB berkualitas. Bersama mencegah perkawinan anak”.
SMS Blast merupakan salah satu bentuk kerjasama dengan Telkomsel untuk menyebarkan pesan pesan baik kepada masyarakat demi menghindari perkawinan anak yang berdampak negatif luas.
Pesan baik itulah yang turut mewarnai ikhtiar pemerintah dan stakeholder dalam pencegahan perkawinan anak.
“Hal ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi dengan dunia usaha terkait masalah yang perlu penanganan dan jadi prioritas bersama, ” kata Sekretaris LPA NTB, Sukran Hasan. Ian
